Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Netizen Sentil Keras Erick Thohir: BUMN Kok Malah Kasih Panggung Sales HTI dan Khilafah Seperti Felix Siauw?

×

Netizen Sentil Keras Erick Thohir: BUMN Kok Malah Kasih Panggung Sales HTI dan Khilafah Seperti Felix Siauw?

Sebarkan artikel ini
felix di pln
Felix Siauw mengisi kajian di PLN UIP Jawa Bagian Barat.

Koma.id Pegiat media sosial, Yusuf Dumdum angkat suara perihal adanya ceramah Felix Siauw di salah satu masjid yang diselenggarakan oleh PLN UIP Jawa Barat, Senin (30/1/2023) lalu.

Dia mempertanyakan Felix Siauw yang dinilainya tidak memahami agama, tetapi bisa mengisi ceramah di Masjid PLN PJBB.

Silakan gulirkan ke bawah

“Pak @erickthohir tolong ditertibkan para perongrong NKRI yg menyusup di@pln_123, terutama di @plnuipjbb Jabar. Kok bisa dedengkot HTI yg gak paham agama sprti Felix ceramah sampai slesai di Masjid PLN PJBB ? Apa kapasitasia sehingga bisa berikan kajian agama ?” cuit Yusuf Dumdum di Twitternya.

Kehadiran Felix memberikan ceramah itu menuai berbagai respons warganet.

Ada yang mengkritik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir karena dinilai memberi ruang kepada Felix Siauw yang juga aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tersebut.

Sebaliknya, ada pula warganet menilai luar biasa efek dari seorang Felix Felix Siauw yang membuat akun bendera, akun nkri harga mati, buzzerp, ahoker, ganjaris dan nganu nusantara pada kelimpungan.

“Dear @erickthohir kali ini saya Ingin Mengkritik Mas @erickthohir. Seriusan BUMN memberikan Panggung utk Sales HTI & Khilafah kayak Felix Siaw ini..?? Emang gak ada Tokoh Agama yg Lain..?? Kira² siapa org yg Memberikan Panggung ini Mas @erickthohir ..??” cuit @AirinDatangLagi.

“Gimana lho ini pak @erickthohir kok masih ada DKM PLN yg mengundang dedengkot ormas terlarang? Felix ini ga tau malu. Kowar² khilafah, demokrasi haram, nasionalisme ga ada dalilnya; gilirang diundang BUMN hayok aja. Konsisten dong, BUMN kan bagian pemerintah yg kau haramkan!” beber @narkosun__.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.