Koma.id – Pengamat politik dari Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas mengatakan bahwa Partai Ummat dinilai termasuk partai yang kurang diminati. Fernando juga meyakini bahwa tidak ada satu pihak pun yang melakukan upaya penjegalan terhadap Partai Ummat dalam proses verifikasi calon peserta Pemilu 2024.
“Apalagi Partai Ummat sejak awal didirikan kurang diminati, seperti ketika Amien Rais mendirikan PAN pada masa awal reformasi,” kata Fernando, Rabu (28/12/2022).
Heboh! Investasi Bodong Koperasi BLN Putar Dana Rp4,6 Triliun, 41 Ribu Nasabah Jadi Korban
Prediksi Fernando, Partai Amanat Nasional (PAN) yang notabene adalah eks partai Amien Rais juga tidak akan terganggu oleh kehadiran Partai Ummat. Meski Partai Ummat mengharapkan basis dukungannya hadir dari kalangan Muhammadiyah.
“Namun saya perkirakan (Partai Ummat) tidak akan mampu meraih dukungan secara signifikan,” kata Fernando.
Ia juga memperkirakan Partai Ummat akan sulit lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold walaupun ada kemungkinan lolos menjadi peserta Pemilu 2024.
“Saya perkirakan Partai Ummat tidak akan berhasil menempatkan kadernya di DPR RI karena sangat sulit untuk mencapai perolehan suara empat persen. Apalagi Partai Ummat tidak memiliki basis massa yang jelas,” pungkasnya.












