Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ekonomi

Pemerintah Siapkan CNG Merah Putih Pengganti Bertahap LPG 3 Kg

Views
×

Pemerintah Siapkan CNG Merah Putih Pengganti Bertahap LPG 3 Kg

Sebarkan artikel ini
Cng Merahputih
Compressed Natural Gas (CNG) Merah Putih berukuran setara tabung LPG 3 kilogram. (Foto / Istimewa)

Koma.id Pemerintah tengah menyiapkan Compressed Natural Gas (CNG) Merah Putih berukuran setara tabung LPG 3 kilogram sebagai alternatif pengganti gas melon bersubsidi secara bertahap. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG sekaligus menekan beban subsidi energi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan biaya penggunaan CNG Merah Putih diperkirakan lebih murah dibandingkan LPG 3 kilogram.

Silakan gulirkan ke bawah

“Untuk yang 3 kilogramnya ini ongkosnya lebih murah 30 sampai 40 persen,” kata Bahlil, dikutip Selasa (30/6/2026).

Menurut Bahlil, CNG Merah Putih dirancang memiliki kapasitas sekitar 3,8 meter kubik, yang setara dengan penggunaan LPG 3 kilogram. Masyarakat nantinya tidak perlu mengganti kompor karena sistem yang digunakan bersifat plug and play, sehingga tabung dapat langsung digunakan pada kompor LPG yang sudah ada.

Selain itu, masyarakat juga tidak diwajibkan membeli tabung CNG. Skema yang sedang disiapkan pemerintah adalah tabung dipinjamkan oleh distributor, sehingga pengguna hanya membayar isi gasnya. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban biaya awal bagi masyarakat yang beralih ke CNG.

Dari sisi desain, tabung CNG Merah Putih menggunakan material komposit berbahan serat karbon (carbon fiber), bukan baja seperti tabung LPG konvensional. Material tersebut membuat bobot tabung lebih ringan, tahan korosi, serta memiliki tingkat keamanan yang lebih baik karena dirancang mampu menahan tekanan gas tinggi.

Pemerintah menilai penggunaan CNG juga akan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan. Saat ini lebih dari 80 persen kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi melalui impor. Dengan meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik, pemerintah memperkirakan dapat menghemat devisa negara hingga sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp90 triliun per tahun.

Di sisi lain, program tersebut juga diharapkan mampu menekan beban subsidi LPG 3 kilogram yang selama ini mencapai lebih dari Rp80 triliun setiap tahun. Pengalihan sebagian konsumsi LPG ke CNG dinilai dapat membuat anggaran subsidi energi menjadi lebih efisien sekaligus meningkatkan pemanfaatan gas bumi nasional.

Bahlil menjelaskan, implementasi CNG Merah Putih akan dilakukan secara bertahap, dimulai di wilayah yang telah memiliki infrastruktur jaringan gas dan pasokan CNG yang memadai. Pemerintah juga akan menyiapkan regulasi, sistem distribusi, serta standar keselamatan sebelum program diterapkan secara luas.

Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat memperoleh energi rumah tangga yang lebih murah, aman, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional dengan mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.