Sementara itu, Dirgayuza Setiawan mengatakan buku tersebut disusun untuk memetakan secara sistematis berbagai kebijakan yang telah dijalankan Presiden Prabowo, sekaligus memberikan gambaran yang lebih utuh kepada publik mengenai capaian pemerintahan.
Menurutnya, banyaknya program yang diluncurkan dalam waktu relatif singkat mencerminkan semangat Presiden untuk menghadirkan manfaat yang dapat segera dirasakan masyarakat.
“Nah jadi kami mencoba memetakan dan ternyata ada 108 solusi yang sudah dihadirkan oleh Bapak Presiden. Dan memang satu prinsip lagi yang saya merasa perlu kita ceritakan ya Pak Qodari, bapak kita ini, Bapak Presiden kita merasa semua harus di-deliver secepat-cepatnya karena rakyat nggak bisa menunggu,” jelas dia.
“Rakyat membutuhkan makan hari ini, rakyat membutuhkan pupuk hari ini, rakyat membutuhkan kemudahan hari ini juga. Sekolah-sekolah perlu di-deliver secepat mungkin. Oleh karena itu itu menjawab kenapa baru 18 bulan sudah begitu banyak solusi yang disampaikan,” sambungnya.
Dirgayuza menambahkan format buku dipilih agar publik lebih mudah memahami berbagai kebijakan yang telah dijalankan pemerintah. Ia menilai derasnya arus informasi di media sosial membuat banyak capaian pemerintah tidak terdokumentasikan secara utuh.
“Nah kenapa formatnya buku? Karena saking banyaknya inovasi kebijakan publik yang dilakukan oleh Bapak Presiden dan kapasitas media sosial yang semakin hari semakin sempit dari sisi apa yang bisa disampaikan, publik ini sepertinya lost track. Bahkan mungkin pejabat-pejabat di lingkungan kabinet pun lost track Bapak Presiden sudah melakukan apa aja,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dirgayuza menegaskan bahwa buku tersebut disusun dengan pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat, dengan menampilkan persoalan yang dihadapi, solusi yang dihadirkan pemerintah, serta data pendukung yang relevan.
“Jadi kami mencoba menyampaikan ini semudah mungkin di dalam buku ini, ini bukan buku kebijakan publik pada umumnya, tidak ada teori-teori di sini, langsung apa yang dipermasalahkan dan apa yang disolusi oleh Presiden satu per satu before-after-nya dan juga data-data statistik yang mendukung,” lanjut Dirgayuza.
Asisten Khusus Presiden RI Agung Gumilar Saputra menyampaikan bahwa buku Presiden Solusi dirancang agar mudah dipahami oleh masyarakat luas.
“Saya kira tidak terlalu banyak yang ingin saya tambahkan. Silakan dilihat sendiri. Buku ini kami desain dan kami rancang supaya mudah dipahami,” ujarnya.
Agung menegaskan pentingnya melihat berbagai kebijakan dan capaian pemerintah berdasarkan data dan fakta yang utuh.
“Ini jangan sampai fakta tertutup oleh opini. Jadi harus melihat secara keseluruhan. Buku ini bisa didownload dan kami terbuka terhadap masukan-masukan yang tentunya akan membangun lebih baik lagi,” pungkasnya.







