Koma.id | Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution akhirnya buka suara terkait sikapnya meninggalkan ruang rapat (walk out) saat Paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Sumut Tahun Anggaran 2025 bersama DPRD Sumut.
Bobby menegaskan, dirinya bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) keluar ruangan karena rangkaian rapat paripurna telah selesai. Namun, setelah itu muncul perdebatan internal anggota DPRD mengenai kuorum.
“Rapat jadwalnya jam 09.00 sudah dimulai, walaupun sempat ngaret karena masalah kuorum. Rangkaian paripurna sudah selesai, di akhir malah diperdebatkan sesama anggota DPRD,” kata Bobby di Medan, Sabtu (25/07).
Bobby mengaku heran karena isu kuorum justru dipersoalkan oleh Fraksi PDI Perjuangan, yang menurut informasi yang diterimanya memiliki tingkat kehadiran rendah dalam rapat tersebut.
“Yang nanya masalah kuorum itu kalau tidak salah fraksinya justru paling sedikit hadir. Itu yang disampaikan ke saya,” ujarnya.
Ia menekankan, persoalan kuorum merupakan ranah internal legislatif. Eksekutif hadir hanya sebagai undangan untuk menjalankan kewajiban konstitusional, bukan untuk ikut campur dalam perdebatan antaranggota dewan.
“OPD bukan bagian dari legislatif. Kami hadir sebagai eksekutif, undangan. Kalau yang ribut internal mereka, masa kami eksekutif nguping? Kan tidak umum,” tegas Bobby.
Aksi walk out Bobby sempat memunculkan spekulasi adanya keretakan hubungan politik dengan partai pendukung di DPRD Sumut. Namun, ia membantah hal tersebut. Bobby menegaskan pihak yang mempermasalahkan kuorum bukan berasal dari partai pendukungnya, melainkan dari Fraksi PDI Perjuangan.
“Justru setahu saya yang nanya dari partai itu (PDI Perjuangan), bukan dari partai pendukung,” ucapnya.
Rapat paripurna DPRD Sumut awalnya berjalan lancar dengan agenda pandangan akhir fraksi terhadap LPJ APBD 2025. Namun, saat hendak penandatanganan keputusan bersama, anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan mengajukan interupsi soal kuorum dan keberadaan rapat dengar pendapat (RDP) yang berlangsung bersamaan.
Perdebatan yang berlarut membuat Bobby memilih meninggalkan ruangan bersama seluruh OPD. Akibatnya, penandatanganan keputusan bersama antara DPRD dan Gubernur Sumut terkait LPJ APBD 2025 ditunda.








