Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ekonomi

Pertamina Turunkan Harga Diesel Nonsubsidi, Pertamax Turbo Naik Mulai 1 Juni

Views
×

Pertamina Turunkan Harga Diesel Nonsubsidi, Pertamax Turbo Naik Mulai 1 Juni

Sebarkan artikel ini
Img 20260330 Wa0009
Ilustrasi PT. Pertamina dan Subholding Pertamina Patra Niaga. (Foto Ilustrasi dibuat dengan bantuan AI / Koma.id)

Koma.id PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 1 Juni 2026. Dalam kebijakan terbaru tersebut, harga sejumlah produk diesel mengalami penurunan cukup signifikan, sementara harga BBM bensin beroktan tinggi Pertamax Turbo justru mengalami kenaikan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta formula penetapan harga yang ditetapkan pemerintah.

Silakan gulirkan ke bawah

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga ketersediaan energi berkualitas dengan harga yang kompetitif sekaligus memastikan keberlanjutan layanan energi bagi masyarakat.

“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti dinamika pasar energi global dan mekanisme yang berlaku, dengan tetap memperhatikan kondisi pasar domestik serta daya beli masyarakat,” kata Roberth dalam keterangannya.

Berdasarkan daftar harga terbaru, Dexlite dengan cetane number (CN) 51 turun dari Rp26.000 menjadi Rp23.000 per liter atau berkurang Rp3.000 per liter.

Penurunan juga terjadi pada Pertamina Dex (CN 53) yang kini dibanderol Rp24.800 per liter dari sebelumnya Rp27.900 per liter, atau turun Rp3.100 per liter.

Di sisi lain, Pertamax Turbo (RON 98) mengalami kenaikan harga dari Rp19.900 menjadi Rp20.750 per liter.

Sementara itu, harga Pertamax (RON 92) tetap bertahan di level Rp12.300 per liter. Harga Pertamax Green 95 (RON 95) juga tidak mengalami perubahan dan masih dijual Rp12.900 per liter.

Berikut daftar harga BBM nonsubsidi Pertamina per 1 Juni 2026:

• Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter

• Pertamax Green 95 (RON 95): Rp12.900 per liter

• Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter

• Dexlite (CN 51): Rp23.000 per liter

• Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800 per liter

 

Penyesuaian harga ini dilakukan di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia yang masih dipengaruhi berbagai faktor global, termasuk perkembangan geopolitik di Timur Tengah, kebijakan produksi negara-negara anggota OPEC+, serta perubahan permintaan energi dunia.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah tetap berupaya menjaga stabilitas harga BBM subsidi meskipun harga minyak mentah internasional mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.

Pemerintah juga memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar belum mengalami perubahan. Saat ini Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Pertamina menegaskan evaluasi harga BBM nonsubsidi akan terus dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi pasar energi internasional, situasi ekonomi domestik, dan kemampuan daya beli masyarakat agar pasokan energi tetap terjaga dan layanan kepada konsumen berjalan optimal.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.