KOMA.ID, JAKARTA – Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (PB IKAMI Sulsel) mendesak Bareskrim Polri segera memeriksa sejumlah tokoh yang dilaporkan aliansi 40 organisasi masyarakat (ormas) Islam terkait polemik potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla.
Ketua Umum PB IKAMI Sulsel, Andi Inamul Hasan, menyatakan pihaknya mendukung penuh laporan yang telah diajukan ke Bareskrim Polri terhadap Ade Armando, Permadi Arya, dan Grace Natalie.
“Ade Armando, Permadi, dan Grace Natalie harus segera diperiksa oleh Bareskrim, kita dukung laporan yang diajukan oleh aliansi 40 ormas Islam,” ujar Andi Inamul Hasan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Tiyo Ardianto Klaim Dilarang Hadiri Diskusi di UNNES, Soroti Kebebasan Akademik di Kampus
Pria yang akrab disapa Maman itu mengatakan organisasinya juga tengah mempertimbangkan langkah hukum lanjutan dengan ikut melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Polri.
Menurutnya, polemik video potongan ceramah Jusuf Kalla berpotensi memicu perpecahan dan mengganggu persatuan antarumat beragama.
“Iya kami sedang konsolidasikan, kita mempertimbangkan juga akan laporkan ini. Pak JK figur panutan dan kebanggaan daerah kami, figur perdamaian dunia, kami tidak terima beliau diperlakukan seperti ini,” katanya.
PB IKAMI Sulsel menilai Jusuf Kalla merupakan tokoh nasional yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai upaya perdamaian, baik di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, mereka meminta aparat penegak hukum menangani laporan tersebut secara serius dan profesional.
Selain mendukung langkah hukum, Andi juga menyatakan kesiapan organisasinya apabila nantinya terdapat aksi penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan aliansi 40 ormas Islam untuk mengawal proses hukum kasus tersebut.
“Kalau nanti ada langkah penyampaian pendapat dimuka umum atau demonstrasi demi tercapainya penegakan hukum terhadap Ade Armando dkk, kami siap terlibat dan mendukung langkah aliansi 40 ormas Islam,” tegasnya.
Sebelumnya, aliansi 40 ormas Islam diketahui melaporkan sejumlah pihak ke Bareskrim Polri terkait beredarnya potongan video ceramah Jusuf Kalla yang dinilai menimbulkan polemik dan kegaduhan di ruang publik. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor terkait tuntutan pemeriksaan tersebut.













