Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Haji

DPR Apresiasi Persiapan Armuzna, Layanan Haji Indonesia Dinilai Lebih Siap

Views
×

DPR Apresiasi Persiapan Armuzna, Layanan Haji Indonesia Dinilai Lebih Siap

Sebarkan artikel ini
Cucun Dan Amirul Hajj
DPR RI dan Kementerian Haji usai rapat bersama pematangan Armuzna untuk Haji 2026.

KOMA.ID, MAKKAH – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI memastikan kesiapan layanan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) untuk jemaah haji Indonesia tahun 2026 berjalan jauh lebih baik dan lebih siap dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Penilaian tersebut disampaikan dalam evaluasi komprehensif penyelenggaraan ibadah haji bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah di AlQim’ma Hall, Makkah, Minggu (24/5/2026).

Silakan gulirkan ke bawah

Ketua Timwas Haji DPR RI sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan pihaknya melihat adanya lompatan signifikan dalam tata kelola layanan haji, khususnya terkait pengawasan fasilitas Armuzna dan pengendalian syarikah atau perusahaan penyedia layanan haji di Arab Saudi.

“Dari Madinah sudah closing, kita apresiasi penyelenggaraan haji yang cukup luar biasa. Ini adalah pencapaian perdana Kementerian Haji menyelenggarakan haji di tahun ini, kita sangat apresiasi,” ujar Cucun.

Menurutnya, pengawasan penyelenggaraan haji dilakukan dalam dua tahap, yakni fase Madinah dan fase Makkah. Untuk fase Madinah, Timwas DPR RI menilai layanan berjalan sangat baik dan mendapat apresiasi parlemen.

Sementara memasuki fase Makkah dan persiapan Armuzna, Timwas tetap memberikan sejumlah catatan evaluasi, terutama terkait kelayakan fasilitas dan jarak pemondokan jemaah.

Meski demikian, Cucun menilai terdapat perubahan besar dalam sistem pengawasan fasilitas tenda di Armuzna. Jika sebelumnya kapasitas tenda kerap tidak sesuai dengan laporan syarikah, kini proses verifikasi dilakukan jauh lebih ketat.

“Dulu kita kadang-kadang dibilang oleh pemilik tenda syarikah isinya 100, padahal cuma 50. Sekarang betul-betul dicek secara ketat,” ungkapnya.

Timwas DPR RI juga memberikan apresiasi kepada para petugas haji Indonesia yang telah menjalani pelatihan di Jakarta sebelum bertugas di Arab Saudi. Para petugas disebut aktif memeriksa detail fasilitas jemaah, termasuk memastikan kelayakan tempat tidur dan kapasitas tenda secara langsung di lapangan.

Menurut Cucun, peningkatan kualitas layanan tersebut menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan penyelenggaraan haji yang lebih nyaman, aman, dan manusiawi bagi jemaah Indonesia.

Ke depan, DPR RI juga berkomitmen melakukan evaluasi serta penghitungan ulang komponen biaya penyelenggaraan ibadah haji agar peningkatan kualitas layanan dapat terus dilakukan setiap tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Haji dan Umrah, Muhammad Irfan Yusuf, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan pengawasan yang dilakukan DPR RI sejak fase persiapan di embarkasi hingga operasional di Tanah Suci.

“Alhamdulillah sampai hari ini, pemberangkatan, persiapan di embarkasi, kegiatan di Madinah, hingga kegiatan di Makkah semuanya berjalan sesuai dengan harapan kita. Tinggal puncak haji yaitu Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar Irfan.

Ia menegaskan seluruh masukan dari Timwas DPR RI akan menjadi bahan penting untuk menyempurnakan pelayanan haji Indonesia ke depan.

“Tadi saya mendapatkan banyak masukan dari teman-teman DPR. Ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji,” katanya.

Menjelang fase puncak Armuzna yang dikenal sangat dinamis dan penuh tantangan, Cucun juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia ikut mendoakan agar seluruh proses ibadah haji berjalan lancar dan aman.

Ia berharap seluruh jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, memperoleh predikat haji mabrur, dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat serta selamat.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.