Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomiInternasionalNasional

Rupiah Ditutup Melemah ke Level Terendah Sepanjang Sejarah

Views
×

Rupiah Ditutup Melemah ke Level Terendah Sepanjang Sejarah

Sebarkan artikel ini
Kurs Dollar Rp. 8.170,65 Bikin Heboh

Koma.id | Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali terpuruk pada penutupan perdagangan pasar spot, Selasa (12/05). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 115 poin atau 0,66 persen ke posisi Rp 17.529 per dolar AS. Angka ini menjadi level penutupan terendah sepanjang sejarah alias all time low.

Sementara itu, kurs Jisdor Bank Indonesia juga melemah ke Rp 17.514 per dolar AS, turun 99 poin dibandingkan sehari sebelumnya.

Silakan gulirkan ke bawah

Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah dipicu kombinasi sentimen eksternal dan domestik. Dari eksternal, tensi geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat. Negosiasi antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang dinilai rapuh, dengan perbedaan tajam atas sejumlah tuntutan utama.

Presiden AS Donald Trump menyebut gencatan senjata dengan Iran berada dalam “kondisi kritis”. Teheran menegaskan kedaulatan atas Selat Hormuz, jalur strategis yang mengalirkan sekitar 20 persen minyak dan gas alam cair dunia. Ketegangan ini memicu kekhawatiran pasar akan terganggunya rantai pasok energi global.

Selain itu, Washington menjatuhkan sanksi terhadap individu dan perusahaan yang dituding memfasilitasi pengiriman minyak Iran ke Tiongkok. Uni Emirat Arab juga dilaporkan melakukan serangan militer terhadap kilang minyak Iran di Pulau Lavan, meski belum diakui secara resmi.

Dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 tercatat 5,61 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Namun, capaian ini dinilai lebih dipengaruhi efek basis rendah (base effect) dibandingkan percepatan ekonomi yang berkelanjutan.

Pasar juga mencermati penurunan aktivitas manufaktur Indonesia pada April 2026, kontraksi pertama dalam sembilan bulan terakhir. Ketidakpastian kebijakan fiskal, termasuk arah royalti tambang dan strategi peningkatan pendapatan negara, turut menekan sentimen.

Presiden Prabowo Subianto disebut menegur Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo terkait pelemahan rupiah yang mendekati level terendah sepanjang sejarah.

Pelaku pasar kini menunggu rilis data inflasi AS (Consumer Price Index/CPI) yang akan diumumkan malam ini. Data tersebut diperkirakan memengaruhi ekspektasi arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Ibrahim memproyeksikan rupiah pada perdagangan Rabu (13/5/2026) akan bergerak di kisaran Rp 17.520 hingga Rp 17.580 per dolar AS.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.