Koma.id | Jakarta – Aksi manuver berbahaya yang dilakukan sebuah mobil travel di ruas Tol Jakarta-Cikampek pada Minggu (19/04) sore terekam kamera dashcam dan nyaris menyebabkan kecelakaan. Rekaman tersebut kemudian viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari masyarakat.
Dalam video, kendaraan travel terlihat melakukan manuver berisiko tinggi, termasuk berpindah jalur secara mendadak dan memepet kendaraan lain. Tindakan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
Sejumlah warganet mengaku memiliki pengalaman serupa. “Udh 2x naik travel ke Bandung, pertama Bhisa ke-2 Daytrans, dan dua-duanya sama aja, sampe saya gak berhenti dzikir selama perjalanan saking takutnya,” tulis seorang pengguna media sosial. Ada pula yang mengaku pernah ditabrak travel dan tidak mendapat tanggung jawab dari pihak perusahaan.
Pengadilan Militer Jatuhkan Vonis 1,5 hingga 3 Tahun kepada Penyiram Air Keras Andrie Yunus
Komentar lain menyebutkan banyak sopir travel yang mengemudi ugal-ugalan demi mengejar target waktu. “Saya udh pernah naik travel dari mulai Daytrans, Bhisa, Selamet, Lintas, semua sama aja nyetirnya kayak begitu, kayak mau terbang di tol,” tulis warganet lain.
Bentuk Manuver Berbahaya yang Dilaporkan
- Menyalip lewat bahu jalan dengan kecepatan tinggi.
- Berkendara tidak stabil, berpindah jalur sembarangan.
- Ngeblong dengan mengambil jalur berlawanan.
- Membuntuti dan bahkan menyerang pengemudi lain di rest area.
Risiko dan Dampak
- Potensi kecelakaan fatal.
- Kepanikan bagi pengendara lain.
- Kerusakan kendaraan akibat terserempet.
Masyarakat berharap pihak berwenang menindak tegas sopir travel yang ugal-ugalan demi mencegah kecelakaan di jalan tol. Polisi lalu lintas diimbau untuk meningkatkan pengawasan serta menindak pelanggaran yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama, terutama bagi pengemudi angkutan umum yang membawa penumpang dalam jumlah besar.








