Koma.id | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (10/04) malam. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut total 16 orang diamankan dalam operasi tersebut, termasuk Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
“Benar, malam ini KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur. Tim mengamankan sejumlah 16 orang. Salah satunya Bupati Tulungagung,” kata Budi saat dikonfirmasi.
Heboh “Sale Indonesia” hingga “Buang Rupiah”, Haris Moti: Tidak Membangun Kedaulatan Bangsa
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rochyanto, juga membenarkan adanya OTT tersebut, meski belum merinci konstruksi perkara maupun pihak-pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka. “Benar,” ujarnya singkat.
Informasi dari internal kepolisian menyebutkan, setelah diamankan, Bupati Tulungagung langsung dibawa ke Surabaya untuk proses lanjutan. Sementara sejumlah pejabat daerah masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tulungagung. Mereka di antaranya Penjabat Sekda Soeroto, Kabag Kesra Makrus Manan, Kabag Pemerintahan Arif Efendi, Kabag Umum Yulius, Kepala Satpol PP Hartono, Direktur RSUD dr Iskak Zuhrotul Aini, Kepala Dinas Kesehatan Desy Lusiana, hingga ajudan bupati, Dwi Yoga.
Proses pemeriksaan berlangsung tertutup dengan pengamanan ketat di Mapolres Tulungagung. Pintu gerbang utama hanya dibuka terbatas untuk akses tertentu.
Publik kini menunggu penjelasan resmi KPK terkait detail perkara, termasuk dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan kepala daerah dan pejabat setempat. Situasi ini menandai langkah terbaru KPK dalam penindakan kasus korupsi di daerah.








