Koma.id | Jakarta – Warga Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, harus menjalani Idulfitri 1447 Hijriah dengan kondisi memprihatinkan. Sedikitnya sembilan rukun warga (RW) terendam banjir akibat luapan Kali Cipinang pada Sabtu (21/03) malam.
Camat Ciracas, Panangaran Ritonga, menjelaskan banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 17.00 hingga 19.00 WIB.
“Volume air dari hulu di kawasan Cimanggis, Depok, cukup besar, sehingga menyebabkan Kali Cipinang meluap,” ujarnya, Minggu (22/03).
Air mulai meluap sekitar pukul 18.30 WIB dan tidak surut hingga lebih dari tiga jam. “Biasanya dua jam sudah surut, tapi sampai pukul 22.00 WIB air masih belum surut, awet banget banjirnya,” kata Panangaran.
Pantauan di lokasi menunjukkan ketinggian banjir bervariasi antara 20 hingga 80 cm. Sejumlah rumah warga masih tergenang hingga hari kedua Lebaran. Warga RW 03 hingga RW 05 terlihat sibuk membersihkan lumpur dan menjemur barang-barang yang terendam.
Sebagian warga memilih mengungsi, sementara anak-anak tetap bermain di tengah genangan. Feri (51), warga Ciracas, mengaku gagal bersilaturahmi karena rumahnya kebanjiran.
“Ya harus bersyukur saja, meski tidak bisa keliling Lebaran,” ucapnya.
Ketua RT 01 RW 03, Lanjar, mengatakan pemerintah setempat sebelumnya telah mengimbau warga untuk mengamankan rumah sebelum ditinggal mudik.
“Instruksi Pak Lurah: stop kontak diamankan, gas dicabut, kalau perlu kunci titipkan ke saudara terdekat,” jelasnya.
Banjir sempat mencapai lebih dari 1 meter akibat jebolnya tanggul Kali Cipinang. Petugas gabungan dikerahkan untuk membantu evakuasi warga, termasuk lansia yang terjebak di rumah bertingkat.
Panangaran menegaskan banjir dipicu oleh tingginya debit air kiriman dari wilayah hulu, terutama Cimanggis, Depok. “Ini murni karena debit air dari hulu yang sangat tinggi,” katanya.
Sedikitnya sepuluh RW terdampak dengan ketinggian air mencapai 50 cm hingga 1 meter pada puncak banjir Minggu dini hari. Pemerintah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan masih berpotensi terjadi.








