Koma.id | Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto akan membuka Istana Kepresidenan Jakarta bagi masyarakat umum dalam rangka perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Acara halalbihalal dan silaturahmi bersama rakyat dijadwalkan berlangsung Sabtu (21/03) siang, setelah Presiden menunaikan salat Idul Fitri di Aceh Tamiang pada pagi harinya.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, Istana akan dibuka mulai pukul 12.00 WIB hingga sore hari.
Kematian Peserta Latsarmil SPPI Disorot, Koalisi: Jadi Alarm Bahaya Militerisasi Program Sipil
“Setelah dari Aceh, Bapak Presiden akan ke Jakarta. Kemudian kemungkinan kalau di Istana siang kami menyiapkan halalbihalal, silaturahmi untuk seluruh warga masyarakat yang mau berkunjung,” ujarnya di Medan, Jumat (20/03) malam.
Acara ini diperkirakan dihadiri sekitar 5.000 orang. Untuk menjaga kenyamanan, pengunjung akan diatur secara bergiliran. Area dalam dan luar Istana sudah disiapkan, termasuk tenda tambahan bagi warga yang menunggu giliran masuk.
Selama kegiatan, masyarakat akan disuguhi hidangan khas Idul Fitri, termasuk ketupat dan menu makan siang. Istana juga menyiapkan hiburan ringan, khususnya untuk anak-anak, agar suasana lebih ramah keluarga.
“Ada makan siang, ada silaturahmi, ada ketupat dan sebagainya. Istana terbuka untuk umum, itu siang sampai sore hari,” jelas Teddy.
Sebelumnya, Prabowo mengikuti malam takbiran di Medan, Sumatera Utara, lalu melanjutkan salat Idul Fitri di Aceh Tamiang. Kehadiran Presiden di Aceh juga dimaksudkan untuk meninjau pemulihan wilayah terdampak bencana serta menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat.
Kegiatan halalbihalal di Istana diharapkan menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan rakyat, sekaligus memperkuat nilai persatuan di tengah suasana Idul Fitri.








