Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Internasional

Dino Patti Djalal Nilai Amerika Israel Picu Perang Dunia Ketiga Sekaligus Lukai Umat Islam

Views
×

Dino Patti Djalal Nilai Amerika Israel Picu Perang Dunia Ketiga Sekaligus Lukai Umat Islam

Sebarkan artikel ini
Netanyahu dan Trump
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump.

KOMA.ID, JAKARTA – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal menyayangkan serangan militer Amerika Serikat dengan Israel ke Iran, hingga menewaskan pimpinan tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Terlebih, serangan tersebut dilakukan di tengah-tengah bulan suci Ramadan. Sehingga ia menilai jika apa yang dilakukan AS dan Israel tersebut telah mengganggu suasana kebatinan umat Islam.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kita semua syok melihat serangan Amerika dan Israel terhadap Iran dan kita terutama prihatin karena ini serangan terhadap suatu negara Islam di bulan Ramadan, dan ini menunjukkan ketidak-pekaan terhadap suasana batin dunia Islam,” kata Dino Patti dalam videonya, Minggu (1/3/2026).

Apa yang dilakukan Presiden Donald Trump dan Benjamin Netanyahu terhadap Iran akan memicu serangan balik yang jelas bisa berdampak sangat tidak baik bagi tatanan dunia.

“Pada saat yang bersamaan pemerintah Iran juga tidak akan tinggal diam dan mereka juga akan melakukan segala cara untuk melawan intervensi luar,” ujarnya.

Menurutnya, serangan militer AS-Israel ke Iran tersebut pun bisa sangat membuka pintu lebar bagi pecahnya perang militer antar negara. Hal ini karena para sekutu Iran jelas bisa sangat terpancing untuk melakukan serangan terhadap Amerika Serikat dan Israel.

“Mengingat Iran berbeda dari Venezuela, mempunyai jaringan politik dan militer yang cukup signifikan di beberapa wilayah di luar Iran di Timur Tengah, maka dapat dipastikan bahwa perang ini juga akan menyeret pihak-pihak luar dan akan menyebarkan guncangan di luar wilayah Iran,” jelasnya.

Dino Patti Djalal melihat bahwa serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika dan Israel tersebut tidak semata untuk menghentikan kapasitas nuklir, akan tetapi lebih kepada upaya untuk menggulingkan pemerintahan yang sah.

“Kalaupun pemerintah di Teheran tumbang dan kemungkinan ini juga ada, maka ini juga tidak otomatis baik secara moral secara hukum internasional memberikan pembenaran terhadap aksi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel. Mengapa, karena kalau aksi intervensi ugal-ugalan seperti ini dilakukan oleh negara-negara lain dalam konteks yang berbeda juga, dunia akan segera terjerumus dalam perang dunia ke-3,” tutur Dio Patti.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.