Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamananNasional

YLBHI Ungkap Temuan Fakta Dugaan Keterlibatan Personel TNI di Balik Kericuhan Agustus 2025

Views
×

YLBHI Ungkap Temuan Fakta Dugaan Keterlibatan Personel TNI di Balik Kericuhan Agustus 2025

Sebarkan artikel ini
YLBHI Ungkap Temuan Fakta Dugaan Keterlibatan Personel TNI di Balik Kericuhan Agustus 2025

Koma.id Wakil Ketua YLBHI, Arif Maulana, mengungkapkan bahwa berdasarkan temuan fakta di lapangan, terdapat indikasi kuat adanya personel militer yang terlibat dalam gelombang aksi yang berujung ricuh pada Agustus 2025 lalu. ​Temuan bukti di lapangan dugaan ini diperkuat dengan beredarnya sejumlah foto dan video penangkapan anggota TNI di berbagai wilayah.

Mulai dari penangkapan seorang pria oleh anggota Brimob yang membawa kartu izin senjata api dari Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI atas nama Mayor Sudi Suwarno, menjabat sebagai Dantim-2 Den IV Satintel Bais TNI.

Silakan gulirkan ke bawah

Penangkapan dua personel tentara di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.
​Insiden Palembang: Penangkapan Prajurit Satu Handika Novaldo oleh Dansat Brimob Polda Sumsel, Kombes Susnadi, pada Minggu dini hari (31/8/2025) karena diduga terlibat kerusuhan kemudian masih ada temuan lainnya.

Arif menegaskan bahwa meskipun pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan final, fakta-fakta yang dikumpulkan oleh tim pencari fakta internal menunjukkan adanya keterlibatan TNI.

“Meskipun kita belum sampai pada kesimpulan bahwa TNI terlibat tapi dugaan kuat ya tanda-tandanya fakta fakta ditemukan komisi pencarian fakta itu,” ujar Arif dikutip.

YLBHI kemudian mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menindaklanjuti temuan-temuan tersebut dengan membentuk tim pencari fakta. Tanpa adanya transparansi dan penyelidikan mendalam, dikhawatirkan kasus ini akan menguap tanpa adanya pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang diduha terlibat dalam kericuhan tersebut.

“Justru itu permintaan kita kepada Presiden Prabowo jika tidak dibentuk tim pencari fakta sampai kapanpun nanti ini hanya menjadi dugaan,” tandasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.