Koma.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo marah ketika mendengar kasus oknum Brigade Mobil (Brimob) berinisial Bripda MS yang menganiaya pelajar bernama Arianto Tawakal (14) dengan menggunakan helm baja sampai tewas.
Sigit mengaku merasakan betul apa yang dirasakan keluarga korban dan masyarakat. Selain itu, kata dia, apa yang Bripda MS lakukan ini menodai marwah Korps Brimob Polri.
“Sama seperti apa yang dirasakan keluarga korban dan masyarakat, saya marah mendengar peristiwa ini terjadi. Ini jelas-jelas menodai marwah institusi Brimob yang harusnya melindungi masyarakat,” ujar Sigit dilansir Kompas.com, Senin (23/2/2026) dini hari.
Sigit pun mengucapkan belasungkawa yang mendalam terhadap seluruh keluarga korban dan masyarakat atas peristiwa yang terjadi.
Jenderal bintang 4 ini memerintahkan agar kasus penganiayaan diusut tuntas dan harus ada hukuman setimpal bagi Bripda MS.
“Saya sudah perintahkan agar kasus diusut tuntas, dan memastikan hukuman setimpal bagi pelaku dan menegakkan keadilan bagi keluarga korban,” imbuhnya.







