Koma.id | Jakarta – Curah hujan tinggi yang mengguyur Ibu Kota sejak Sabtu (17/01) sore menyebabkan banjir di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Minggu (18/01) pukul 06.00 WIB, terdapat lima rukun tetangga (RT) dan tiga ruas jalan yang terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 25 hingga 60 sentimeter.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebutkan banjir terjadi di beberapa wilayah. Di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Ancol terendam air setinggi 25 cm. Di Jakarta Barat, tiga RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke terdampak cukup parah dengan ketinggian air mencapai 60 cm. Sementara di Jakarta Timur, satu RT di Kelurahan Rawa Terate tergenang air setinggi 40 cm.
Sejumlah Titik di Jakarta Gelap Sabtu Malam
Selain permukiman, tiga ruas jalan di Jakarta Barat juga dilaporkan tergenang air setinggi 20 cm. Lokasi tersebut meliputi Jalan Perumahan Green Garden di Kedoya Utara, Jalan Pangeran Tubagus Angke di Wijaya Kusuma, serta Jalan Pangeran Tubagus Angke Raya di Jelambar Baru.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan. “Jika situasi darurat, warga bisa segera menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 yang beroperasi selama 24 jam gratis,” ujar Yohan.
Hujan deras juga berdampak pada Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Sejumlah makam di area dataran rendah terendam air setinggi 30 cm.
“Ada beberapa makam yang tergenang air, hanya menyisakan bagian nisan atasnya saja,” kata Muhadi, petugas keamanan TPU Pondok Kelapa.
Menurut Muhadi, genangan terjadi di bagian belakang area pemakaman yang berada di dataran rendah. Namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama karena saluran air di sekitar lokasi telah dibersihkan oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta PJLP TPU Pondok Kelapa. Air berangsur surut setelah hujan mereda dan saluran kembali berfungsi normal.
“Genangan tidak berlangsung lama karena selokan-selokan sudah dibersihkan. Saat hujan berhenti, air langsung surut,” jelas Muhadi.
Saat ini, kondisi di TPU Pondok Kelapa dilaporkan sudah kembali normal. Area makam di dataran tinggi tidak terdampak banjir.








