Koma.id– Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan publik setelah pernyataan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya tentang kepemilikan helikopter pribadi Presiden.
Pasalnya, Teddy membeberkan bahwa sejak pekan pertama bencana, Presiden Prabowo telah mengirimkan helikopter pribadi nya ke Aceh untuk digunakan Gubernur Aceh Muzakir Manaf beserta timnya meninjau lokasi terdampak.
Publik kemudian menelusuri dan menemukan bahwa dalam LHKPN terbaru Prabowo yang disampaikan ke KPK pada 11 April 2025, tidak ada satu pun aset helikopter yang tercantum. Laporan yang menunjukkan total kekayaan sebesar Rp2,06 triliun itu hanya mencantumkan delapan unit kendaraan, yakni tujuh mobil (termasuk Toyota Alphard dan Land Rover) dan satu sepeda motor Suzuki, dengan total nilai Rp1,25 miliar.
Seorang pengguna media sosial X, @ferizandra, lantas membandingkan tangkapan layar berita pernyataan Teddy dan berita tentang LHKPN Prabowo. Pertanyaan serupa berkembang di ruang digital, sehingga diskusi nya semakin liar.







