Koma.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Menkeu Purbaya) menyatakan kesiapan pemerintah untuk mengalokasikan dana darurat guna menangani bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera.
Menurut Purbaya, hingga saat ini belum ada permintaan resmi dari instansi terkait untuk penambahan anggaran.
Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel
Ia memastikan bahwa bantuan sosial dapat segera disalurkan dengan memanfaatkan anggaran yang sudah tersedia pada kementerian atau lembaga terkait.
“Ada bantuan sosial pakai anggaran yang ada dulu di mereka ada. Belum minta ke saya sampai sekarang. Jadi, sepertinya pakai anggaran yang ada dulu,” kata Purbaya, Minggu (30/11).
Adapun bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sekitarnya sejak 24 November 2025 bukan hanya akibat curah hujan ekstrem.
Para pakar Institut Teknologi Bandung (ITB) menyebut bencana besar ini terjadi karena interaksi tiga faktor, yakni kondisi atmosfer yang sangat aktif, kerusakan lingkungan yang menurunkan daya resap tanah, serta melemahnya kapasitas tampung wilayah.
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 30 November mencatat 303 korban meninggal dunia, 279 hilang, puluhan ribu warga mengungsi. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pencarian dan verifikasi laporan di lapangan.












