KOMA.ID, JAKARTA – Ketua MKD (Majelis Kehormatan Dewa) DPR RI Nazaruddin Dek Gam menyatakan bahwa berdasarkan hasil musyawarah didapati keputusan bahwa mereka menolak pengunduran diri yang diajukan oleh anggota Fraksi Partai Gerindra Rahayu Saraswati.
“Setelah melakukan pembahasan dan mempertimbangkan aspek hukum, ketentuan Tata Beracara MKD, serta putusan Majelis Kehormatan Partai Gerindra, MKD DPR RI memutuskan bahwa Saudari Rahayu Saraswati tetap sebagai Anggota DPR RI periode 2024-2029,” kata Nazaruddin Dek Gam dalam keterangan persnya, Kamis (30/10/2025).
Harta Presiden Prabowo Capai Rp2,06 Triliun
Sebelumnya, Majelis Kehormatan Partai Gerindra Nomor 10-043/B/MK-GERINDRA/2025 telah diterima MKD pada tanggal 16 Oktober 2025. Di mana dalam surat tersebut memang menyampaikan perihal keputusan Rahayu Saraswati tersebut untuk mengundurkan diri dari keanggotannya di DPR RI.
Grace Natalie Siap “Adu Argumen” dengan JK
Dengan demikian, keanggotaan keponakan Prabowo Subianto tersebut masih tetap aktif, dan ia akan tetap menjalankan tugas jabatannya sebagai wakil rakyat di DPR RI, dan tetap menjalankan aktivitasnya sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI.
Sebelumnya, Rahayu Saraswati sempat menjadi pergunjingan sejumlah akun media sosial yang menyudutkan dirinya. Di mana dalam sebuah video podcast dengan salah satu media nasional Antara, Sara dituding tidak memiliki empati kepada rakyat yang membutuhkan pekerjaan, khususnya anak-anak muda.
Guru Besar UGM Nilai Kekhawatiran Fragmentasi Politik Akibat Parliamentary Threshold Tak Beralasan
Karena rasa besar hati dan empatinya, ia pun menyampaikan secara terbuka keinginannya untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota DPR RI, agar tidak ada rakyat yang tersakiti atas apa yang ia ucapkan.
“Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada fraksi Partai Gerindra. Saya berharap masih dapat diberikan kesempatan untuk menyelesaikan satu tugas terakhir, yaitu pembahasan dan pengesahan RUU Kepariwisataan yang merupakan produk legislasi kami di Komisi VII,” ucap Rahayu dalam video di akun Instagramnya, Rabu 10 September 2025 lalu.
Sebenarnya, tidak ada kalimat yang benar-benar menyatakan nirempati Sara kepada anak-anak muda. Ucapannya hanya diambil sebagian dan dipelintir untuk menyudutkannya saja.
“Cukup panjang sebenarnya 2 menit lebih yang dijadikan beberapa kalimat oleh pihak-pihak yang ingin menyurutkan api amarah masyarakat,” ujarnya.
Untuk memahami konteks apa yang disampaikan, keponakan Prabowo Subianto tersebut menyarankan masyarakat untuk menonton kembali apa yang ia sampaikan secara utuh, sehingga tidak terjadi miss leading dan miss informasi.
“Tidak ada maksud maupun tujuan dari saya sama sekali untuk meremehkan bahkan merendahkan upaya dan usaha yang dilakukan oleh masyarakat terutama anak-anak muda yang ingin berusaha tetapi menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan,” tutur Sara.













