Koma.id– Tim dari Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, pada Jumat, 9 Mei 2025, untuk menyerahkan sejumlah dokumen penting berupa ijazah dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Langkah ini dilakukan untuk menjawab tudingan ijazah palsu yang sebelumnya dilaporkan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).
Ijazah yang akan diserahkan mencakup dokumen dari SDN Tirtoyoso Solo, SMPN 1 Solo, SMAN 6 Solo, hingga ijazah Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Penyerahan dokumen ini menjadi bagian dari upaya pembuktian keaslian ijazah Jokowi di tengah polemik yang terus berkembang.
Sementara itu, pihak Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) juga telah menurunkan tim ke Solo dan Yogyakarta sebagai tindak lanjut penyelidikan. Direktur Dirtipidum Bareskrim, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, menyatakan bahwa proses penyelidikan sudah mencapai 90 persen.
Tim penyelidik Bareskrim juga dikabarkan melakukan uji keaslian terhadap tujuh ijazah milik rekan-rekan mantan Presiden Jokowi yang diyakini berada dalam satu angkatan. Hasil uji tersebut akan menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan lebih lanjut terkait laporan dugaan ijazah palsu.







