Koma.id– Wacana pemakzulan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka terus menuai tanggapan dari berbagai kalangan. Pakar komunikasi politik dari KedaiKOPI, Hendri Satrio, menilai pertemuan antara Presiden terpilih Prabowo Subianto dengan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno menjadi langkah strategis yang mampu meredakan ketegangan publik terhadap isu tersebut.
Menurut Hendri, pertemuan tersebut menunjukkan adanya itikad baik dari pemerintah untuk membuka ruang dialog dengan para purnawirawan.
Sementara itu, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, turut angkat bicara. Ia menilai wacana pemakzulan Gibran sama sekali tidak memiliki dasar yang kuat dan hanya berpotensi menimbulkan kegaduhan politik.
Menurutnya, usulan pemakzulan tanpa dasar yang jelas hanya menciptakan masalah baru. Padahal Pemilu 2024 baru saja dilaksanakan hingga Gibran terpilih menjadi wapres melalui proses tersebut.
Paloh menegaskan bahwa Gibran telah melalui proses pemilihan umum yang sah dan demokratis. Menurutnya, usulan pemakzulan yang dilempar ke publik justru merusak tatanan politik pascapemilu yang seharusnya diisi dengan kerja bersama, bukan perpecahan.







