Koma.id, Jakarta – Ketegangan antara Amerika Serikat dan China kembali meningkat tajam. Washington resmi memberlakukan tarif tambahan terhadap produk-produk impor asal China hingga 245 persen, setelah China membekukan pengiriman Boeing ke negaranya.
Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menegaskan bahwa negaranya tidak gentar menghadapi tekanan ekonomi dari AS.
Sementara untuk dalam negeri, Presiden Prabowo mengirim tim negosiasi ke Washington DC untuk melakukan negosiasi atas kenaikan tarif impor AS sebesar 32% yang dikenakan Presiden Trump kepada Indonesia.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun berharap akan terjadi kesepakatan antara Amerika Serikat dengan Indonesia terkait ekspor dan impor. Dengan demikian, tarif tambahan 32% dari AS dapat diturunkan dan barang-barang Indonesia lebih kompetitif di AS.
Misbakhun pun mengatakan bahwa tim negosiasi Indonesia juga akan menawarkan solusi yang menguntungkan bagi RI maupun AS. Salah satunya dengan meningkatkan impor dari AS seperti gas, minyak, pesawat, kapas serta gandum. Hal ini dilakukan dengan tujuan menyeimbangkan neraca perdagangan Indonesia dengan AS.













