KOMA.ID – Aksi demo mahasiswa menolak program transmigrasi Presiden Prabowo Subianto di Papua mendapat respons dari DPR Papua.
Sebanyak 30 Anggota DPR Papua turun lapangan untuk bertemu langsung para demonstran yang berorasi di Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Senin (4/11/2024).
Heboh! Investasi Bodong Koperasi BLN Putar Dana Rp4,6 Triliun, 41 Ribu Nasabah Jadi Korban
Para wakil rakyat itu turun lapangan dengan dipimpin Wakil Ketua Sementara DPR Papua, Herlin Beatrix Monim. Herlin menegaskan bahwa pihaknya akan meneruskan aspirasi demonstran kepada pemerintah pusat melalui DPR RI dan DPD RI.
Herlin mendukung aksi demo tersebut, terlebih karena berjalan baik tanpa ada gesekan sedikit pun antara mahasiswa dan pihak keamanan.
Sementara itu, Dewan Adat Suku-suku di Papua, khususnya di wilayah adat Timika, menegaskan penolakan terhadap rencana transmigrasi di tanah Papua.
Pdt. Deserius Adii, Sekretariat Dewan Adat Suku-suku di Papua, menekankan bahwa kebijakan transmigrasi yang direncanakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Transmigrasi kabinet Merah Putih ditolak 100%.
Disisi lain, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara mengatakan kementeriannya mendukung program food estate Presiden RI Prabowo Subianto di Papua. Dia memastikan Kementerian Transmigrasi akan memberdayakan warga setempat untuk bekerja di lahan food estate.












