Koma.id– Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mendapat kritik tajam dari Ketua Umum Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer, terkait komentarnya yang menyebut bahwa organisasi masyarakat (ormas) lebih mudah bertemu Presiden Joko Widodo, dibandingkan pimpinan KPK. Menurut Noel, sapaan akrab Immanuel, pernyataan Nawawi dinilai tidak benar dan berpotensi menyesatkan.
“Saya rasa itu pernyataan yang menyesatkan ya. Setahu saya Presiden suka sekali ketemu siapa pun, apalagi terkait dengan lembaga antikorupsi seperti KPK,” ujar Noel, Jumat (13/9/2024).
Noel menegaskan Nawawi seharusnya tidak membuat pernyataan yang berbasis opini pribadi, terutama di akhir masa pemerintahan Presiden Jokowi. Menurutnya, hal ini bisa menciptakan kesalahpahaman dan merusak persepsi publik terkait komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi.
“Maksud saya jangan lah di akhir-akhir pemerintahan Pak Jokowi ini ada penyesatan opini, itu tidak baik,” katanya.
Pernyataan Nawawi mengenai pentingnya koordinasi antara KPK dan pemerintah juga dipertanyakan, terutama karena ia menyelipkan kelakar bahwa ormas lebih mudah bertemu Presiden dibandingkan pimpinan KPK. Sebagai Ketua Sementara KPK, Nawawi dinilai perlu lebih bijak dalam mengeluarkan komentar yang dapat memengaruhi persepsi publik terkait hubungan antara lembaga negara dan pemerintah.
Ketua Sementara KPK Nawawi Pomolango menilai koordinasi antara KPK dengan pemerintah penting. Namun, Nawawi pun berkelakar bahwa, dibandingkan Pimpinan KPK, organisasi kemasyarakatan (Ormas) lebih mudah bertemu dengan presiden












