Koma.id– Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah dilanda krisis kepemimpinan setelah gagal menembus ambang batas parlemen 4 persen dalam Pemilu 2024. Kecewa dengan kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum saat ini, Majelis Kehormatan PPP mendesak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai untuk segera menggelar muktamar luar biasa.
Desakan ini tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani oleh tokoh-tokoh senior PPP, termasuk Ketua Majelis Kehormatan Zarkasih Nur, Ketua Majelis Pakar Prijono Tjiptoherijanto, Ketua Majelis Syariah KH. Said Aqil Siradj, dan Ketua Majelis Pertimbangan Romahurmuziy. Surat tersebut mencerminkan ketidakpuasan yang mendalam terhadap kepemimpinan partai saat ini.
Kekecewaan para majelis didorong oleh hasil mengecewakan dalam Pemilu 2024, di mana PPP gagal mencapai ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Kegagalan ini menjadi yang pertama bagi partai yang didirikan pada tahun 1973, yang sebelumnya selalu berhasil lolos ke parlemen.













