Gulir ke bawah!
Nasional

Biadabnya KKB, Pergerakannya Kini Mulai Teror dan Serang Warga Sipil

4978
×

Biadabnya KKB, Pergerakannya Kini Mulai Teror dan Serang Warga Sipil

Sebarkan artikel ini

Koma.id – Ditangkapnya satu persatu pimpinan dan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Paniai Pimpinan Undius Kogoya nampaknya membuat kelompok ini mulai panik dan mulai membalas.

Namun yang dilakukan bukan berhadapan dengan aparat namun melakukan aksi kekerasan terhadap warga sipil. Yang dilakukan adalah dengan berupaya menembak seorang pedagang termasuk membakar sejumlah bangunan sekolah dan kios. Kejadian itu terjadi pada Selasa (21/5) di Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah.

Silakan gulirkan ke bawah

Ka Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani mengatakan kejadian bermula saat 2 orang KKB yang identitasnya masih dalam penyelidikan mendatangi salah satu kios milik saudara Arwin pada pukul 2135 WIT dengan modus berpura-pura membeli rokok.

“Saat KKB berpura-pura membeli rokok, pemilik kios, Arwin melayaninya dengan memberikan rokok namun tiba-tiba salah satu dari 2 orang KKB tersebut mengeluarkan senjata api dan melakukan penembakan,” cerita Faizal, Rabu (22/5).

Saat penembakan terjadi terjadi, korban langsung melarikan diri ke dalam rumah sehingga tindak terkena tembakan namun peluru menyasar helem di dinding rumah. Saat itu juga kedua KKB tersebut melarikan diri.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, saat dikonfirmasi juga mengatakan bahwa, setelah KKB melakukan penembakan terhadap warga pemilik kios kemudian melajutkan aksinya dengan melakukan pembakaran terhadap sejumlah bangunan kios dan sekolah serta melakukan aksi kontak tembak dengan aparat TNI-Polri.

“Yang dibakar masih kami data sedangkan untuk bangunan gedung sekolah yang dibakar yaitu, gedung sekolah Paud UD, SD dan SMP YPPGI Kepas Kopo, Paniai,” ujar Bayu.

Dari pembakaran tersebut berdampak pada guru dan memilih melarikan diri mencari tempat yang lebih aman. “Semua sudah kami tampung dan lindungi,” tutup Bayu.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.