Gulir ke bawah!
Nasional

Prabowo-Gibran Ditetapkan Jadi Pemenang Pilpres 2024, Tinggal Selangkah Lagi

2620
×

Prabowo-Gibran Ditetapkan Jadi Pemenang Pilpres 2024, Tinggal Selangkah Lagi

Sebarkan artikel ini
Prabowo-Gibran (Koma.id)

Koma.id – Pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka selangkah lagi ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2024. Dari hasil rekapitulasi perolehan suara dari 34 provinsi yang disahkan KPU, Prabowo-Gibran sudah unggul meraih 76.811.552 suara atau 58,46 persen.

Prabowo-Gibran unggul di 32 dari 34 provinsi yang sudah direkapitulasi. Sementara 4 provinsi lainnya, Jawa Barat, Maluku, Papua dan Papua Pegunungan akan dituntaskan proses rekapitulasinya pada hari ini, Selasa (19/3/2024).

Silakan gulirkan ke bawah

KPU berencana akan langsung menetapkan dan mengumumkan perolehan suara masing-masing peserta Pemilu 2024 pada hari ini.

Di urutan kedua, terdapat pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang meraih 31.060.369 suara atau 23,64 persen. Anies-Cak Imin unggul di dua provinsi, yakni Sumatera Barat dan Aceh. Sementara pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berada urutan terakhir dengan perolehan 23.528.504 suara atau 17,91 persen.

Ke-34 provinsi yang rekapitulasi suaranya sudah disahkan KPU adalah Yogyakarta, Gorontalo, Kalimantan Tengah, Bali, Lampung, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Banten, Kalimantan Utara, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Riau, Papua Barat, Sulawesi Utara, dan Bengkulu.

Kemudian, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Aceh, Nusa Tenggara Barat, Papua Selatan, Jambi, Maluku Utara, Sumatera Utara, Sulawesi Tengah, Papua Tengah dan Papua Barat Daya.

Jika merujuk konstitusi, yakni Pasal 6A ayat (3) UUD 1945, Prabowo-Gibran sudah hampir pasti memenangi Pilpres 2024 dalam satu putaran. Pasal 6A ayat (3) UUD 1945 menyatakan, “Pasangan calon presiden dan wakil presiden yang mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen (50%) dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya dua puluh persen (20%) suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia, dilantik menjadi presiden dan wakil Presiden”.

Ketentuan tersebut kemudian tertuang lagi dalam Pasal 416 ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang menyatakan, “Pasangan calon terpilih adalah pasangan calon yang memperoleh suara lebih dari 50% (lima puluh persen) dari jumlah suara dalam pemilu presiden dan wakil presiden dengan sedikitnya 20% (dua puluh persen) suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari 1/2 (setengah) jumlah provinsi di Indonesia.”

Dengan demikian, syarat pilpres satu putaran adalah, pertama, pasangan capres-cawapres memperoleh lebih dari 50 persen suara. Kedua, memang minimal di setengah dari jumlah provinsi di Indonesia, yakni minimal menang di 20 dari 38 provinsi di Indonesia. Ketiga, dari 20 provinsi tersebut, menang minimal sebaran 20 persen suara.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.