Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

Akademisi: Hak Angket Cuma Game Politik, Layu Sebelum Berkembang

Views
×

Akademisi: Hak Angket Cuma Game Politik, Layu Sebelum Berkembang

Sebarkan artikel ini
ujang komarudin
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Dr Ujang Komarudin.

Koma.id Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan, usulan hak angket oleh partai-partai yang kalah pada Pilpres 2024 hanyalah bagian dari permainan atau game politik.

Untuk itu, permainan ini akan dihadapi oleh pihak pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Silakan gulirkan ke bawah

Menurut Ujang, usulan hak angket yang diusulkan oleh PDIP, PKS dan PKB ini akan dihadapi sepenuhnya oleh Presiden Jokowi.

Bahkan, kata Ujang, hak angket ini akan layu sebelum berkembang karena mendapat perlawanan penuh dari pihak pemerintah.

Untuk itu, pihaknyya menyarankan agar pihak-pihak yang merasa hasil Pemilu 2024 curang baiknya menempuh lewat gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atau ke Baswaslu.

“Maka saluran yang bagus dan tepat untuk persoalan pemilu itu kan di Bawaslu, pidananya, sengketanya, prosesnya dan hasilnya di Mahkamah Konstitusi,” kata Ujang menyarankan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.