Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Hukum

Kasus Imam Masykur Dibunuh Oknum Paspamres Masih Suram , Ibu Korban Bakal Temui Panglima Minta Keadilan

Views
×

Kasus Imam Masykur Dibunuh Oknum Paspamres Masih Suram , Ibu Korban Bakal Temui Panglima Minta Keadilan

Sebarkan artikel ini
Kasus Imam Masykur Dibunuh Oknum Paspamres Masih Suram , Ibu Korban Bakal Temui Panglima Minta Keadilan

Koma.id Fauziah, ibu dari almarhum Imam Masykur, bersama calon istri Imam dan sejumlah kuasa hukum yang dipimpin oleh Hotman 911 perwakilan Aceh, tiba di Jakarta. Kedatangan mereka disambut oleh anggota DPD perwakilan Aceh di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Dalam pernyataannya, Fauziah mengungkapkan tujuannya datang ke Jakarta adalah untuk mencari keadilan dan dukungan untuk anaknya, Imam Masykur, yang telah meninggal, agar mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya.

Silakan gulirkan ke bawah

“Saya datang ke mari untuk mencari keadilan dan dukungan untuk anak Kami, Imam Masykur, yang sudah almarhum untuk mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya,” ungkap Ibu almarhum Imam Masykur, Fauziah.

Rencananya, Fauziah dan rombongan juga akan bertemu dengan Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono.

Sementara itu nggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman, berharap pertemuan dengan Panglima TNI dapat memberikan ketenangan kepada keluarga korban atas peristiwa yang dialami Imam Masykur. Pasalnya, kondisi keluarga korban yang sangat terpukul.

“Beliau ini kan sangar terpukul, jadi istilahnya minimal beliau bisa diberikan sedikit wejangan atau semangat yang dianggap sebagai tokoh atau orang tuanya para militer kan begitu,” tuturnya.

Kasus ini telah menarik perhatian Komnas HAM setelah menerima laporan dari berbagai aliansi masyarakat.

Hingga saat ini, motif ketiga pelaku, Praka RM, Praka HS, dan Praka J, yang menculik dan mengambil nyawa Imam Masykur secara paksa, masih belum terungkap sepenuhnya. Danpomdam Jaya, Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar, telah mengungkapkan bahwa pelaku memiliki motif memeras korban karena mengetahui korban terlibat dalam perdagangan obat-obatan ilegal.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.