Gulir ke bawah!
HeadlineNasional

Trending Tagar Aku NU Tapi Bukan PKB, Yenny Wahid : Asal Bukan Cak Imin yang Jadi Wapres

4221
×

Trending Tagar Aku NU Tapi Bukan PKB, Yenny Wahid : Asal Bukan Cak Imin yang Jadi Wapres

Sebarkan artikel ini

Koma.id – Tagar Aku NU Tapi Bukan PKB meramaikan jagad media sosial Twitter pada Senin, 4 September 2024. Hal ini muncul sebagai reaksi atas deklarasi Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai pasangan Capres Cawapres 2024.

Trendingnya Tagar Aku NU Tapi Bukan PKB ini karena ada pro dan kontra dengan Cak Imin.

Silakan gulirkan ke bawah

Sebagian netizen mengatakan NU tidak identik dengan PKB. Namun, sebagian lainnya menyebut PKB adalah NU.

Faktanya, walau Cak Imin menjabat sebagai Ketua Umum DPP PKB namun hubungannya tidak harmonis dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya.

Gus Yahya menegaskan bahwa PKB bukan representasi NU. Karena itu, capres-cawapres manapun tidak boleh mengatasnamakan NU.

Hal itu sesuai dengan hasil keputusan Muktamar NU. Menurutnya, NU mengambil jarak dari politik praktis.

Gus Yahya mewanti-wanti jangan sampai ada capres-cawapres 2024, termasuk partai politik mengatasnamakan NU.

“Saya tegaskan gak ada atas nama NU. Apalagi bawa-bawa atas nama Islam. Saya pastikan tidak ada,” tegas Gus Yahya.

Soal tidak harmonisnya hubungan Cak Imin dan Gus Yahya ini pernah disinggung oleh putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yaitu Zannuba Ariffah Chafsoh Yenny Wahid.

Dalam sebuah interview di salah satu stasiun televisi beberapa waktu lalu, Yenny Wahid mengatakan prinsip paling utama adalah Ketua Umum PKB seharusnya tidak boleh mengambil posisi berseberangan dengan NU dan Ketua Umum PBNU.

“Yang kasihan umat di bawah. Semua kan karena ego politik menghalalkan segala macam cara. Kasihan konstituen PKB yang orang NU. Ada juga Cak Imin yang membuat pernyataan yang menyudutkan ketua umum PBNU. Itu kan tidak baik,” kata Yenny Wahid.

Namun, sebagai saudara Yenny Wahid mengaku sudah memaafkan Cak Imin. Diketahui, Cak Imin disebut-sebut telah mengkhianati almarhum Gus Dur. Bahkan Yenny Wahid terang-terangan mengatakan Gus Dur telah dikudeta oleh Cak Imin.

Gus Dur sendiri juga pernah menyebut PKB yang didirikannya teah dicuri oleh Muhaimin Iskandar.

“Cak Imin ini tetap keponakannya Gus Dur. Sebagai saudara saya sudah memaafkan. Nggak ada masalah. Tapi dalam hal politik, tidak bisa kemudian sekedar islah atau berdamai. Platformnya seperti apa dulu,” terang Yenny.

Dia menanyakan apakah PKB di bawah pimpinan Cak Imin mau kembali ke PKB Gus Dur yang tidak transaksional atau memperjuangkan idealisme Gus Dur.

“Kalau itu bisa, saya rasa dapat dikomunikasikan. Tapi kalau masih seperti sekarang, modelnya hanya mengedepankan kepentingan diri sendiri, mengambil sikap berseberangan dengan NU, makin banyak sekali perbedaan yang ada,” tutur Yenny Wahid.

Sambil berkelakar, Yenny Wahid menyebut bisa saja mereka ada dalam satu perahu dengan PKB Cak Imin. “Asal bukan Cak Imin yang jadi Wakil Presiden,” pungkasnya.

Video lawas Presiden RI ke-4 almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang pernah menyebut PKB dicuri Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kembali viral.

Dalam video pendek tersebut, Gus Dur terang-terangan mengatakan Cak Imin yang mencuri PKB dengan bantuan pemerintah.

“PKB sekarang lha wong PKB-nya itu yang diambil Muhaimin Iskandar. Dicuri.. Dicuri dengan bantuan pemerintah,” ujar Gus Dur di video lawas Gus Dur yang ramai beredar di Twitter pada Sabtu, 2 September 2023.

Terkait hal itu, putri almarhum Gus Dur yaitu Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid, pernah menyebut Cak Imin adalah politisi yang sangat berhasil.

“Saking berhasilnya sampai Gus Dur pun dikudeta oleh Cak Imin. Itu berhasil. Sukses mengkudeta gurunya yang mengajarkan banyak hal tentang politik,” kata Yenny Wahid dalam sebuah talk show di stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu.

Menurut Yenny Wahid, PKB yang dulu didirikan Gus Dur dengan PKB sekarang sudah berbeda.

“PKB yang sekarang ini PKB Cak Imin. Jadi PKB-nya sudah beda. Corak politiknya sudah beda. Karakter politiknya juga beda. Apa yang diperjuangkan juga sudah berbeda,” papar Yenny Wahid.

Dia mengaku memang sampai saat ini PKB masih sering menggunakan nama Gus Dur. Padahal, lanjut Yenny Wahid, ada surat wasiat dari Gus Dur yang ditandatangani di depan notaris yang isinya melarang semua atribut Gus Dur oleh PKB Muhaimin Iskandar.

“Itu ada larangannya dan jelas sekali. Tapi orang masih mencuri-curi. Kebiasaan kayaknya mencuri-curi. Dulu mencuri partai, sekarang mencuri gambar,” imbuhnya.

Yenny bahkan terang-terangan menyebut Cak Imin sebagai orang yang telah mengkudeta Gus Dur.

“Gus Dur yang disebut Cak Imin sebagai gurunya malah dikudeta. Apalagi rakyat. Susah kan mau milih pemimpin seperti itu nanti,” tukasnya.

Cawapres yang juga Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dilarang menggunakan foto, gambar, surat dan atribut Presiden RI ke-4 almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Hal itu diungkapkan putri Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid. Menurut Yenny Wahid, pelarangan itu masih berlaku selama PKB dipimpin oleh Cak Imin.

“Karena ada surat wasiat dari Gus Dur yang memerintahkan Cak Imin untuk tidak boleh menggunakan itu. Ini wasiat dari almarhum Gus Dur,” kata Yenny Wahid beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Cak Imin bersama Anies Baswedan resmi deklarasi sebagai Capres -Cawapres Pilpres 2024 di Hotel Majapahit atau Hotel Yamato di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, 2 September 2023.

Larangan itu otomatis gugur apabila Cak Imin sudah tidak lagi memimpin PKB.

“Nah, kalau PKB sudah tidak dipimpin oleh Cak Imin lagi, itu sudah boleh. Ini wasiat tertulis dan banyak orang yang belum tahu. Dipikir sekadar melarang-larang saja. Tidak. Gus Dur ini aset bangsa. Siapapun boleh menggunakan atribut Gus Dur. Kecuali orang yang tidak diizinkan oleh Gus Dur melalui surat beliau,” papar Yenny Wahid.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.