Koma.id – Sejumlah pimpinan partai politik pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup di Jakarta Selatan, Minggu (28/12). Pertemuan itu dihadiri Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), serta Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Pertemuan berlangsung di rumah pribadi Bahlil Lahadalia di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut disebut sebagai agenda silaturahmi antarpimpinan partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Golkar: Perkuat Soliditas Koalisi
DPP Partai Golkar membenarkan adanya pertemuan tersebut. Golkar menyebut pertemuan itu bertujuan untuk memperkuat soliditas koalisi sekaligus menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo.
“Pertemuan ini dalam rangka silaturahmi dan memperkuat soliditas koalisi untuk mendukung program-program pemerintah,” ujar sumber DPP Golkar kepada Koma.id.
Namun demikian, Golkar tidak merinci agenda khusus maupun isu strategis yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
Absennya Demokrat Jadi Perhatian
Direktur Indonesia Future Studies, Gde Siriana Yusuf, menilai pertemuan ini menarik untuk dicermati karena tidak dihadiri oleh pimpinan partai pendukung pemerintah lainnya, khususnya Partai Demokrat.
“Yang menarik, pertemuan ini tidak melibatkan elite Demokrat, termasuk Ketua Umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),” kata Gde Siriana.
Menurutnya, absennya Demokrat tidak bisa dilepaskan dari perbedaan sikap politik, terutama terkait wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD.
Pilkada via DPRD Jadi Titik Beda
Gde Siriana menjelaskan, Demokrat secara terbuka telah menyatakan menolak wacana Pilkada melalui DPRD, sikap yang sejalan dengan PDIP. Sementara itu, Gerindra, Golkar, dan PAN justru menyatakan setuju dengan wacana tersebut.
“Perbedaan sikap ini bisa menjadi salah satu latar belakang mengapa Demokrat tidak hadir dalam pertemuan tersebut,” ujarnya.
Menurut Gde, meski dikemas sebagai silaturahmi, pertemuan elite partai ini tetap memiliki dimensi politik yang tidak bisa dilepaskan dari dinamika kebijakan strategis pemerintahan ke depan.
Dinamika Koalisi Pemerintah
Pertemuan empat tokoh partai tersebut memperlihatkan adanya komunikasi intensif di antara partai-partai utama pendukung Presiden Prabowo. Di sisi lain, perbedaan sikap antarpartai koalisi terkait isu krusial seperti sistem Pilkada menunjukkan dinamika internal Kabinet Merah Putih masih terus berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Partai Demokrat terkait absennya mereka dalam pertemuan tersebut.













