Koma.id – Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai NasDem, Demokrat dan PKS, banyak dinilai pihak sedang tak solid terutama dalam menentukan cawapres untuk Anies Baswedan.
Pasalnya, sejumlah persoalan yang memicu polemik di internal koalasisi itu juga diikuti masalah baru di internal NasDem sendiri.
Ratusan kader dari DPD Partai Nasdem Kabupaten Indramayu Jawa Barat memutuskan untuk mengundurkan diri.
Prabowo Hadir di Paripurna DPR
Pengunduran diri mereke disebut-sebut lantaran adanya dugaan mereka dimintai mahar sebesar Rp3,5 miliar rupiah jika mau mendaftar sebagai calon legislatif.
Tak hanya itu, para kader juga melakukan aksi buka baju partai Nasdem untuk pindah ke Perindo. Lantas langkah itu viral dimana-mana.
Pegiat media sosial, Denny Siregar menilain PKS dan Demokrat berpeluang menyiapkan opsi lain untuk hengkang dari koalisi tersebut.
“PKS dan Demokrat sama-sama sudah siap dengan sekoci untuk meninggalkan kapal induk yang sudah penuh api dan asap dan hampir tenggelam ini,” jelas Denny melansir dari Cokro TV, Selasa (13/06/23).
Di sisi lain, menurut Denny, desakan Demokrat kepada koalisi agar AHY menjadi cawapres Anies adalah satu masalah politik yang belum menemui jalan kesepakan bersama.
“Disisi lain, Demokrat terus-menerus memaksakan AHY jadi calon wakil presidennya Anies kalau nggak mereka akan nyebrang ke Ganjar dan cukuplah untuk mendapatkan kursi menteri saja,” ungkapnya.













