Koma.id – Pegiat media sosial Denny Siregar mengungkapkan bahwa posisi Nasdem sedang ketar-ketir lantaran koalisinya belum solid dan kuat.
Menurut dia, masing-masing partai punya kepentingannya contohnya Demokrat dan PKS yang ingin wakilnya Anies merepresentasikan partai mereka.
Demokrat sendiri diketahui hingga saat ini masih menyodorkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai wakil Anies, namun PKS tak setuju.
Prabowo Hadir di Paripurna DPR
“Yang bikin Nasdem ketar-ketir, PKS yang juga bersikeras supaya AHY nggak jadi calon wakil presidennya Anies, sudah siap-siap sekoci penyelamat mereka juga sudah komunikasi dengan Gerindra,” kata dia dilansir dari 2045 TV, Senin (12/06/23).
Menurut Denny, supaya PKS bisa ikut gerbong di sana dan Gerindra pastilah menyambut baik karena mereka juga butuh gerbong suara supaya Prabowo Subianto nanti bisa menang.
“Tetapi masalahnya, Gerindra sudah terikat kontrak politik dengan PKB. Dimana di dalam kontrak itu kabarnya nih ada klausul bahwa yang menentukan calon wakil presidennya Prabowo adalah Muhaimin Iskandar atau biasa dipanggil Cak Imin,” jelasnya.
Disisi lain kata Denny, Nasdem merasa bahwa merekalah yang berhak menentukan siapa calon wakil presiden dengan pake tangan atas nama Anies Baswedan
“Ya wajar aja karena selama ini yang keluar biaya banyak untuk deklarasi dan roadshow Anies ke banyak daerah itu adalah Nasdem,” katanya.
“Sedangkan Demokrat dan PKS hanya ikut-ikutan saja di belakang Nasdem, karena secara finansial mereka juga sudah kesulitan sebab selama dua periode mereka ada di luar kekuasaan,” tambahnya.













