Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Toleransi & Gotong Royong Kunci Dunia Aman Damai Penuh Kesejahteraan

Views
×

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Toleransi & Gotong Royong Kunci Dunia Aman Damai Penuh Kesejahteraan

Sebarkan artikel ini
Refleksi Hari Lahir Pancasila: Toleransi & Gotong Royong Kunci Dunia Aman Damai Penuh Kesejahteraan
Ilustrasi Upacara Hari Lahir Pancasila

Koma.id, Jakarta – Peringatan Hari Lahir Pancasila, masyarakat diimbau untuk membangun bangsa yang kokoh dan menciptakan dunia damai dan sejahtera melalui sikap toleransi, persatuan dan gotong royong.

“Kita berkumpul memperingati Hari Lahir Pancasila, untuk mengenang jasa para pendahulu, serta mensyukuri prestasi bangsa Indonesia berkat bimbingan Pancasila” kata Staf Ahli Menteri Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa, Widodo Muktiyo selaku Inspektur Upacara (1/6/2023).

Silakan gulirkan ke bawah

Dalam amanat Presiden yang disampaikan Widodo, pemerintah dan seluruh komponen bangsa terus berjuang untuk menghadirkan pembangunan Indonesia Sentris yang adil dan merata. Berkat kerja keras dan gotong royong seluruh elemen bangsa, Indonesia semakin dipercaya di dunia internasional.

“Ideologi Pancasila yang mengajarkan sikap toleran, keberanian dan menghargai perbedaan , telah membuat kepemimpinan Indonesia diterima dan diakui dunia. Presidensi G20 telah sukses dilaksanakan, negara yang berseteru bisa duduk bersama untuk mencari solusi damai,” katanya.

“Di tengah geopolitik dunia yang panas, Indonesia terus berusaha berkontribusi untuk perdamaian dunia, menjadi titik temu dan jembatan perbedaan”, sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Widodo juga menyampaikan ajakan untuk bergerak bersama, menolak ekstrimisme, serta menolak segala bentuk provokasi.

Upacara dilaksanakan di Halaman Kementerian Kominfo, dihadiri oleh pejabat serta para pegawai di lingkungan Kemenkominfo.

Mengakhiri amanatnya, Widodo berpesan kepada seluruh peserta upacara untuk memperjuangkan visi Indonesia 2045 menjadi Indonesia Maju, dari negara berkembang menjadi negara maju, yang adil, sejahtera dan merata.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.