Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Survei Indikator : Masyarakat Puas atas Pelayanan Polri selama Mudik Lebaran

Views
×

Survei Indikator : Masyarakat Puas atas Pelayanan Polri selama Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini
Survei Indikator : Masyarakat Puas atas Pelayanan Polri selama Mudik Lebaran
Sejumlah kendaraan antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Kamis (30/5/2019). PT Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik 2019 jatuh pada H-5 lebaran atau 31 Mei 2019 mendatang dengan jumlah kendaraan diperkirakan mencapai 90 ribu. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.

Koma.id, Jakarta – Survei Indikator Politik Indonesia mengungkap mayoritas masyarakat puas dengan kerja dan pelayanan pemerintah, termasuk strategi Polri dalam melakukan rekayasa lalu lintas selama mudik Lebaran 2023.

Dengan metode wawancara 1.218 responden melalui sambungan telpon dalam rentang 30 April–6 Mei 2023, Indikator mendapati sebanyak 85,2 persen masyarakat menyatakan mudik tahun ini lebih lancar dari tahun sebelumnya.

Silakan gulirkan ke bawah

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan, sebanyak 78 persen masyarakat menyatakan puas dengan penyelenggaraan mudik tahun ini.

“Khusus yang mudik, tingkat kepuasannya semakin tinggi, mencapai 89,5 persen,” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk Evaluasi Publik Atas Penanganan Mudik 2023 secara virtual, Minggu (14/5).

Apresiasi masyarakat juga mengalir untuk Polri. Burhanuddin menjelaskan bahwa terbukti sebanyak 74,3 persen masyarakat setuju dengan langkah Polri menerapkan kebijakan one way dan contra flow selama mudik Lebaran.

Tingkat apresiasi makin tinggi untuk kelompok responden yang khusus bermudik. Burhanuddin menjelaskan bahwa angkanya mencapai 82,2 persen.

“Mayoritas setuju dengan kebijakan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan tol (one way dan contra flow), terutama kelompok pemudik,” ungkap Burhanuddin.

Indikator menemukan bahwa publik banyak mengapresiasi pelayanan Polri, tak hanya terkait rekayasa lalu lintas. Termasuk juga pelayanan Kepolisian dalam menjaga rumah dan kendaraan bermotor yang ditinggalkan mudik juga ramai pujian.

Temuan Indikator, sebanyak 82,5 persen responden mendukung kebijakan tersebut.

“Khusus pemudik, tingkat persetujuan dan dukungannya semakin tinggi, mencapai 84,7 persen,” kata Burhanuddin.

Menurut Burhanuddin, mayoritas masyarakat bukan hanya mendukung namun menyatakan puas dengan pelayanan tersebut.

“Dari kelompok masyarakat yang melakukan mudik, sekitar 14,6 persennya mendapat pelayanan dari Kepolisian, mayoritas merasa puas,” jelas Burhanuddin.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.