Koma.id – Pendiri Negara Islam Indonesia Crisis Center (NII Crisis Center) atau pusat rehabilitasi korban NII, Ken Setiawan menyampaikan bahwa pihaknya berencana melaporkan pimpinan pondok pesantren Al Zaytun ke Mabes Polri terkait kasus dugaan penodaan agama dan kegaduhan.
Menurut Ken, Panji Gumilang telah membuat gaduh dengan statemen tentang fiqih baru yang menurut klarifikasinya adalah madhab Bung Karno
Sosok Panji Gumilang menurut Ken adalah seorang presiden NII dan pesantren Al Zaytun adalah ibu kota NII, namun didepan media ia tak pernah mengakui bahwa dirinya adalah pucuk pimpinan NII.
“Bahkan dalam doktrin NII, sholat lima waktu itu belum diwajibkan karena Indonesia masih jahiliyyah dan dianggap belum tegak hukum Islam, makanya ritual sholat dilakukan suka suka dia seperti yang beredar viral.” tutup Ken.













