Koma.id– Langkah Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengkritisi kebijakan pemerintah Jokowi soal kurang berpihak kepada rakyat miskin atau wong cilik. Justru mendapat balasan pedas dari politikus PDI Perjuangan (PDIP) Wanto Sugito.
Menurutnya, justru pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) banyak korupsi dan tidak pantas dibandingkan dengan pemerintahan Jokowi.
“AHY bisanya mengkritik pemerintahan Jokowi saja ya, mengkritik pemerintahan bapaknya tidak bisa, sekarang saya tantang deh sebutkan 10 keberhasilan SBY dan bandingkan dengan anggaran serta utang yang menumpuk selama pemerintahan SBY, kemudian buka itu korupsi Ketum Demokrat yang ironi dengan slogannya, Katakan tidak pada Korupsi,” ujar Wanto kepada wartawan, Rabu (15/3/2023).
Ketua Umum Organisasi Sayap PDI Perjuangan (PDIP), Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) itu menegaskan, beda dengan SBY, sebab pemerintah Jokowi sudah mengalokasikan anggaran orang miskin dan tepat sasaran.
Di antaranya, program kebijakan rumah sakit gratis untuk rakyat melalui BPJS, peningkatan jaminan kesehatan dan sebagainya. Buktinya indeks kepuasan masyarakat terhadap pemerintah Jokowi mencapai 76,2 persen seperti yang dirilis oleh LSI.
“Zaman SBY itu kan dana untuk orang miskin dipakai untuk dana pemilu melalui Bansos. Itulah yang membuat suara Demokrat naik menjadi 300 persen,” tegas Wanto.







