Koma.id – Tokoh Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menilai sosok Firaun adalah figur pemimnun yang cerdas, gagah dan berhasil memakmurkan rakyatnya.
Sehingga, label tersebut tak cocok jika disematkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Novel mengatakan, apa yang dilontarkan oleh Cak Nun adalah gagal paham
“Apa yang disampaikan Cak Nun itu lebay dan gagal paham. Justru itu tidak pantas nama Jokowi dibandingkan Firaun,” kata Novel Bamukmin dikutp dari WartaEkonomi, Sabtu (21/1/2023).
“Karena Firaun itu cerdas, gagah, berhasil memakmurkan rakyatnya, jauh dari utang, bukan tukang ngibul, bukan jongos bangsa manapun dan berwibawa jauh berbanding kebalik kenyataannya dengan Jokowi,” tambah dia lagi.
Sebelumnya, materi ceramah Cak Nun yang menyebut Jokowi Firaun membuat para pihak pendukung Jokowi panas. Alhasil, Cak Nun menjadi topik pembicaraan paling populer di Twitter dalam tiga hari terakhir.
Adapun dalam ceramahnya, Cak Nun menyebut Indonesia telah dikuasai sebuah sistem kekuasaan yang kuat. Di mana Jokowi diibaratkan sebagai Firaun hingga pengusaha Anthony Salim sebagai perlambangan Qorun.
“Karena Indonesia dikuasai oleh Firaun yang namanya Jokowi, Qorun yang namanya Anthony Salim dan 10 Naga terus Haman yang namanya Luhut,” kata Cak Nun.













