Koma.id – Tersangka korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe terpantau meresmikan secara langsung kantor barunya.
Tim Dokter Lukas Enembe, dr Anthon Mote mengatakan pihaknya telah mengizinkan Lukas untuk melakukan kegiatan tersebut. Lukas diizinkan setelah melalui pemeriksaan kesehatan.
“Tadi kami pantau kesehatan beliau. Karena kita lihat baik akhirnya kita izinkan beliau menghadiri acara hari ini (meresmikan kantor gubernur Papua),” imbuh Ketua Tim Dokter Lukas Enembe, dr Anthon Mote.
Menurut Anthon, Lukas menjalani pemantauan oleh dokter asal Singapura secara virtual. Pasalnya, izin berobat ke Singapura belum disetujui oleh KPK.
“Jadi dokter Singapura secara intens terus memantau kesehatan Gubernur. Sebanyak 3 kali seminggu beliau dipantau kesehatannya oleh dokter Singapura dengan cara virtual atau online. Begitu juga dengan obat-obatan yang dikonsumsi sekali 1 bulan dikirim,” paparnya.
Respons KPK
Jakarta – Ketua KPK Firli Bahuri merespons soal Lukas Enembe yang meresmikan langsung kantor Gubernur Papua di Kota Jayapura saat dalam kondisi sakit. Lukas juga saat ini menjadi tersangka KPK dalam kasus suap dan gratifikasi APBD Provinsi Papua.
“Terkait dengan tersangka Lukas Enembe, sampai saat ini kita masih memperhatikan kondisi kesehatannya karena yang menyatakan sehat atau tidak sehat itu dokter,” kata Ketua KPK Firli Bahuri di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2023).
Firli mengaku beberapa hari terakhir tim pengacara Lukas Enembe telah berkoordinasi dengan penyidik KPK soal rencana pengobatan Lukas Enembe ke luar negeri. Menurut Firli, pihaknya tengah mempertimbangkan permintaan tersebut.
“Memang beberapa terakhir ada komunikasi pengacara terkait permintaan yang bersangkutan untuk berobat ke luar negeri, tentu ini kita juga pertimbangkan. Tapi pasti adalah keinginan kita, satu, penegakan hukum yang menjunjung hak asasi manusia,” katanya.













