Koma.id – Sebuah kapal pontong terseret arus dan terdampar di pesisir pantai Tamarupa, Kecamatan Mandella, Pangkep, Sulawesi Selatan usai diterjang ombak tinggi dan angin kencang.
Penemuan kapal Pontong Batam 02 tanpa ABK (Anak Buah Kapal) yang terdampar di pesisir pantai Tamarupa ditemukan pertama kali oleh seorang warga setempat pada rabu (04/01/2023) dengan membawa sejumlah alat berat.
Penemuan kapal tersebut sempat heboh, para warga setempat yang penasaran beramai-ramai melihat kapal tersebut.
Diduga kapal tersebut hanyut terbawa gelombang tinggi dan angin kencang di perairan selat Makassar, Pangkep, Sulawesi Selatan.
Menurut informasi dari Kepolisian Polres Pangkep, kapal tongkang dari Tanjung Priuk, Jakarta menuju Batu Licing, Kalimatan Selatan yang terbawa gelombang tinggi dan angin kencang.
“ini pengaruh buruk cuara ektrim, tali dilepas supaya aman Kami sudah menghubungi melalui telepon menurut infomrasinya demikian.” Ujar Iptu Sabriady Bahri, Kaur Bin Ops(KBO) Reskrim Polres Pangkep.
Petugas Kepolisian yang penasaran langsung mendatangi kapal tersebut menggunakan kapal Jolloro bersama warga setempat, diatas kapal tersebut ditemukan alat berat berupa Bulldozer 2 unit, Roller 3 unit, 1 buah kontener, besi, pipa besi mal, tiang pancang, ban mobil trek dan genset .








