Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Indonesia Bisa Rasa Timur Tengah Jika Anies Nekat Mainkan Politik Identitas, Ngeri Banget!

Views
×

Indonesia Bisa Rasa Timur Tengah Jika Anies Nekat Mainkan Politik Identitas, Ngeri Banget!

Sebarkan artikel ini
Anies Baswedan
Anies Baswedan saat menghadiri Reuni 212 di Monas.

Koma.id – Politikus Inas N Zubir melihat indikasi bakal capres dari Partai NasDem Anies Baswedan tidak akan segan-segan menggunakan politik identitas demi memenangkan Pilpres 2024 mendatang.

Ia mengatakan bahwa ini perlu diwaspadai. Karena politik identitas adalah tindakan mengeksploitasi etnis, suku, budaya, agama, sekte, kelompok agama atau yang lainnya untuk mencapai tujuan tertentu.

Silakan gulirkan ke bawah

Politik identitas akan membentuk sebuah entitas yang bersifat egosentris, emosional, cenderung eksklusif dan berpendapat bahwa kelompoknya harus mendapat perhatian.

“Misalnya saja kaum LGBT yang terpinggirkan di Polandia, bergeser ke negara lain untuk memainkan politik identitas bagi kaumnya dan meraih kesukseskan menjadikan Belgia negara zona merdeka LGBT, sehingga menjadi role model bagi kaum LGBT seluruh eropa,” tegas politisi Hanura ini.

Politik dengan identitas agama juga terjadi di Timur Tengah dengan Arab Spring pada 2010 sebagai puncaknya. Gelombang unjuk rasa memicu revolusi berdarah di hampir seluruh dunia Arab.

“Kudeta di Tunisia dan Mesir, perang saudara di Libya, pemberontakan sipil di Bahrain, Suriah, Yaman dll,” ujar Inas.

Pada spektrum yang lebih ekstrem, Al-Qaeda, ISIS dan lain-lain, memainkan politik identitas yang sangat mematikan dan mempunyai kecenderungan intoleran, bahkan terhadap sesama umat Islam.

Permusuhan di antara muslim pun muncul karena kelompok-kelompok tersebut mengkafirkan umat Islam yang tidak sepemahaman dengan mereka.

“Menjelang Pilpres 2024, Anies nampaknya sedang memainkan politik identitas demi syahwat politiknya, tapi dia tidak menyadari bahwa politik identitas selalu cenderung emosional, sehingga sangat membahayakan pesta demokrasi,” pungkas Inas.

Baca Juga: Pendukung Anies Baswedan Gaungkan Soal Anti Oligarki, Guntur Romli Bocorkan Justru Konglomerat Ini Dijadikan…

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.