Koma.id– Putri Candrawathi, mengatakan badirinya tidak pernah menjadikan Brigadir J sebagai kepala rumah tangga (karungga) di kediaman Ferdy Sambo.
“Saya tidak pernah menjadikan Yosua (sebagai) karungga,” kata Putri Candrawathi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (12/12/2022).
Pernyataan tersebut merupakan jawaban Putri terhadap pertanyaan hakim mengenai ada atau tidaknya istilah karungga.
“Mohon izin, Yang Mulia. Mungkin ADC yang menyatakan Yosua karungga karena membantu kas operasional. Untuk pengadaan-pengadaan rumah tangga dikelola Yosua. Mungkin atas dasar itu mereka menyebutnya karungga,” ucap Putri menjelaskan.
Putri mengaku tidak tahu bahwa ada istilah jabatan karungga di antara para ajudan dan ART Ferdy Sambo.
Berdasarkan keterangan Putri Candrawathi, Brigadir J mulai menjadi sopirnya sejak Oktober 2021.
Sambo menunjuk Brigadir J untuk menjadi sopirnya karena ia memiliki aktivitas sebagai bendahara umum pengurus pusat organisasi Bhayangkari.
“Kebetulan saya adalah bendahara umum Bhayangkari pengurus pusat, jadi aktivitas untuk ke kantor Bhayangkari. Jadi, Pak Ferdy Sambo menunjuk Dik Yosua sebagai driver saya,” kata Putri.
Ia pun menjelaskan sejumlah tugas Brigadir J selama bertugas mendampingi Putri Candrawathi dalam kegiatan Bhayangkari.
“Yosua ini biasanya berhubungan dengan staf Bhayangkari untuk menerima laporan-laporan keuangan yang di mana saya setiap minggunya harus menandatangani dan saya juga harus mengembalikan laporan tersebut kepada Ibu Kapolri,” ucap Putri.













