Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Ferdinand Hutahaean: Bangsa Ini Jangan Calonkan Sosok dengan Jejak Politik Kotor Politik Identitas

Views
×

Ferdinand Hutahaean: Bangsa Ini Jangan Calonkan Sosok dengan Jejak Politik Kotor Politik Identitas

Sebarkan artikel ini
Ferdinand Hutahaean: Bangsa Ini Jangan Calonkan Sosok dengan Jejak Politik Kotor Politik Identitas
Ferdinand Hutahaean

Koma.id Aktivis dan pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean merespons atas langkah politik Partai NasDem yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024. Eks politisi Partai Demokrat ini mengatakan Anies Baswedan memiliki rekam jejak kelam nan kotor politik identitas.

“Kalau kita ingin mencintai bangsa ini calonkan negarawan yang berpikir bagaimana memang ingin membenahi bangsa ini dan jangan mencalonkan orang orang dan sosok-sosok yang jejak politik yang kotor dengan politik identitas,” kata Ferdinand dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (12/11/2022).

Silakan gulirkan ke bawah

Ferdinand menuturkan bahwa politik identitas yang semakin memanas merupakan ancaman nyata di dalam Pemilu 2024. Karena itu, dia meminta agar Surya Paloh tak mencalonkan figur yang justru memiliki jejak kotor dalam politik identitas.

“Karena ancaman kita itu sekarang adalah politik identitas yang semakin memanas dan semakin menghangat dan berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat dan ini akan menjadi benturan konflik horizontal di tengah masyarakat kita. Kalau elite politik kita cinta dengan bangsa kita maka harus dicegah. Hentikan dong mengusung pion yang justru akan menjadi bertempur dan petarung di lapangan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Ferdinand meminta agar para elite politik untuk bisa mencalonkan sosok-sosok yang mencintai bangsa. Ferdinand menuding, Anies bukanlah sosok yang memiliki rekam jejak negarawan.

“Kalau para oligarki ingin mengusung pion maka usunglah pion yang mencintai bangsa juga. Jangan yang menghasilkan konflik perpecahan di tengah masyarakat kita. Masa kita harus bicara saya cinta Indonesia, saya cinta bangsa tapi mengusung calon yang berpotensi menimbulkan konflik. Janganlah,” tukasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.