Koma.id – Pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional (KON) akan menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPR pada Senin (29/8/2022) besok.
Rencananya mereka akan melakukan aksinya yang dimulai pada pukul 10 pagi.
Ketua Presidium KON, Andi Kristiyanto mengatakan bahwa salah satu aspirasi yang akan disuarakan adalah menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Kapolri Ungkap Polri Siapkan 1,37 Juta Hektare Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan 2026
“Kita tegas menolak. Kawan-kawan driver ini kan mayoritas menggunakan motor yang menggunakan bahan bakar,” kata Andi kepada Koma.id, Sabtu (28/8/2022).
“Kalau premium kan sudah tidak ada, adanya pertalite yang paling murah,” sambungnya.
Ditegaskan dia, rencana kebijakan kenaikan harga BBM juga akan membenai para pengemudi yang saat ini sedang menjalan program motor listrik yang sedang digalakkan pemerintah.
“Walaupun memang di satu sisi pemerintah sedang menggalakan program motor listrik sebagai memang kawan-kawan menggunakan motor listrik tapi ada satu catatan, driver yang menggunakan motor listrik bebannya lebih besar karena mereka harus sewa sehari 50 ribu,” katanya.
“Jadi misalnya driver dalam keadaan sakit dan dia tidak narik tetap harus bayar 50 ribu sehari. Dan ini akan menjadi beban buat teman-teman,” tambahnya.
Padahal kalau dihitung rugi ya kita rugi, sangat rugi. Kenapa kita menolak ya karena itu. Kondisi kita sedang tidak stabil, (kenaikan BBM) sangat berdampak.
Sebagaimana diketahui, selain menolak kenaikan harga BBM, mereka turut menyuarkan beberapa tuntutan.
Di antaranya, revisi UU No 22 Tahun 2009, revisi potongan pendatapan mitra, revisi pernjanjian kemitraan dan mendorong permasalahan ojol ke prolegnas.
Nantinya, para ojol akan berkumpul di titik utama di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta Pusat.













