Koma.id – Komisi III DPR mengapresiasi ketegasan dan kecepatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya membongkar dan membuka kasus Ferdy Sambo secara transparan.
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS, menilai Kapolri sudah menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengungkap pembunuhan Brigadir J, sehingga wajar mendapat dukungan dan apresiasi banyak pihak termasuk anggota DPR.
“Kapolri mampu mematahkan rasa pemisimis dan anggapan sebahagian pihak mengganggap Kapolri tidak akan mampu mengungkap pembunuhan Brigadir J,” kata Fernando kepada Koma.id, Rabu (24/8/2022).
“Saya juga menganggap keliru ketika ada pihak termasuk anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman yang meminta Kapolri Listyo Sigit untuk dinonaktifkan,” katanya
Dia menyarankan agar Kapolri Listyo Sigit memanfaatkan momentum ini untuk kembali melakukan penataan di internal Polri.
Prabowo: Bangsa Indonesia Harus Optimistis, Jangan Lagi Rendah Diri di Hadapan Bangsa Asing
Misalnya dengan melakukan perekrutan dan penempatan secara terbuka bagi anggota Polri untuk menduduki jabatan dengan melibatkan pihak luar seperti kalangan akademisi dan psikolog.
“Selain itu Kapolri juga harus serius memberantas praktek-praktek perjudian dan narkoba sehingga dapat dibuktikan bahwa informasi yang beredar mengenai pejabat polri terlibat dalam perjudian dan narkoba tidak benar ataupun hoaks,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo banjir dukungan dari DPR saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) hari ini.
Mayoritas DPR salut dengan ketegasan Kapolri mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan eks Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.











