KOMA.ID – Festival Temu Dulu 2022 yang menghadirkan musisi jawa, Denny Caknan berujung rusuh. Pasalnya, puluha pria berambut cepak mengamuk di area audio mixer yang ada di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Berdasarkan video yang dibagikan oleh Tiktokers @vloryyy, tampak puluhan pria mengamuk ke aparat Brimob Polri yang mengamankan lokasi. Bahkan mereka sampai ada yang memukul dan menampar aparat yang bertugas.
https://www.tiktok.com/@vloryyy/video/7123849827795930394?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1
Belum jelas apa yang menjadi penyebab kerusuhan itu terjadi. Namun berdasarkan informasi yang diterima, sebelum kejadian memang ada gelagat kurang baik dari sejumlah penonton sehingga membuat anggota Brimob Polri melakukan siaga.
“Pukul 19.30 WIB, anggota Brimob insert ke 3 tempat yaitu pintu masuk, depan panggung dan di audio mixer,” sebut informan yang enggan disebutkan namanya.
Kemudian menjelang larut malam, tampak terjadi pemukulan sejumlah penonton kepada beberapa orang yang ikut menonton konser musik tersebut. Melihat ada yang dikeroyok, Brimob yang bersiaga pun mencoba memberikan bantuan dengan mengevakuasinya.
“Pukul 21.45 WIB, anggota yang di depan panggung sebelah kiri menolong dan mengevakuasi masyarakat yang dipukuli,” imbuhnya.
Akan tetapi, upaya evakuasi itu tampaknya membuat pengeroyok tak senang hingga melampiaskan amarahnya kepada anggota Brimob Polri. Sehingga pagar pembatas pun didorong-dorong dan mereka tampak ingin menghajar polisi yang berjaga.
Kondisi yang semakin tidak kondusif ini membuat Komandan Peleton menarik semua anggotanya yang ada di 3 post untuk berkumpul di lokasi untuk membantu mengupayakan pengendalian.
“Pukul 21.50 WIB, Danton memerintahkan seluruh anggota brimob untuk kumpul di audio mixer untuk mempermudah pengendalian,” jelasnya.
Sayangnya, situasi semakin tidak kondusif ketika ada sejumlah pria berambut cepak tampak memprovokasi situasi. Sehingga kerusuhan pun tak terelakkan. Bahkan anggota TNI berseragam pun tampak kesulitan menghalau mereka.
“Pukul 22.15 WIB, untuk menghindari kejadian yang lebih parah, Danton Brimob memerintahkan anggota untuk mundur dari lokasi,” paparnya.
Opsi Danton Brimob ini pun tampak cukupn efekif hingga membuat para pria berambut cepak itu berangsur mundur dan membubarkan diri.
Bahakn di dalam video yang ramai di TikTok itu terdengar MC panggung menyerukan bahwa yang melakukan tawuran adalah gambaran orang-orang norak.
“Seng gelut, ndesok (yang bertengkar, kampungan -red),” seru MC.
https://www.tiktok.com/@vloryyy/video/7124000602547408155?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1













