Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ekonomi

Pakar Pemasaran: Promosi Holywings Tak Lazim dan Fatal

Views
×

Pakar Pemasaran: Promosi Holywings Tak Lazim dan Fatal

Sebarkan artikel ini
Pakar Pemasaran: Promosi Holywings Tak Lazim dan Fatal
promo holywings. (Foto: Dok. Istimewa)

Koma.id Promosi yang dilakukan pihak Holywings sangat tidak lazim dan fatal. Sangat disesalkan perusahaan sebesar Holywings bisa meloloskan iklan yang mengandung isu agama yang begitu sensitif.

Hal ini diungkapkan Konsultan Pemasaran Inventure Yuswohady dalam keterangannya pada Sabtu (25/6/2022). Yuswohady menduga ada dua kesalahan yang kemungkinan terjadi sehingga keluar promosi tersebut.

Silakan gulirkan ke bawah

“Jadi saya menduga ada dua kesalahan fatal disini. Pertama, antara ini kesalahan orang secara pribadi karena teledor atau, kedua, memang sistem marketingnya yang belum baik,” kata dia seperti diberitakan CNN Indonesia.

Terkait dengan kesalahan pertama, ia menduga terjadi karena kesalahan tim grafis yang salah menangkap narasi yang disampaikan.

“Saya menduga para grafisnya enggak punya sensitivity terhadap isu-isu agama dan ras, isu sara gitu, makanya bisa lolos iklannya di sosial media. Saya menduga begitu,” ujarnya.

Terkait kesalahan kedua, ia menduga bahwa koordinasi tim marketing di Holywings tidak tertata rapi. Promosi yang muncul hanya berdasarkan keputusan satu tim sehingga terjadi kesalahan yang sangat fatal.

“Ini kesalahan fatal sekali. Seharusnya kalau perusahaan besar mau mengeluarkan iklan, direktur marketingnya harus tahu. Tapi ini dalam penjelasan yang muncul disebutkan bahwa seolah direkturnya tidak tahu. Jadi saya menduga sistem marketingnya masih berantakan,” jelasnya.

Terkait dengan dugaan promosi sengaja dilakukan untuk menarik perhatian publik, ia menilai hal itu mustahil. Sebab, menggunakan isu agama dalam promosi apalagi minuman beralkohol yang dianggap haram bisa membuat sebuah brand hancur.

“Brand itu fragile, membangunnya lama dan jatuh dan hancurnya bisa sangat cepat. Apalagi menyangkut unsur agama dimana kita 90 persen berpenduduk muslim, ini namanya bunuh diri kalau disengaja. Jadi saya rasa tidak disengaja. Ini murni karena kesalahan orang atau sistem yang kurang baik,” jelasnya.

Berdasarkan laporan polisi, pengadaan promosi minuman alkohol gratis bagi nama Muhammad dan Maria sengaja dilakukan untuk meningkatkan penjualan Holywings.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.