Gulir ke bawah!
HeadlineHukum

Muannas Alaidid Nilai Roy Suryo Playing Victim Takut Ditangkap Polisi

23158
×

Muannas Alaidid Nilai Roy Suryo Playing Victim Takut Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini
muannas alaidid
Habib Muannas Alaidid, SH, CTL.

KOMA.IDPraktisi hukum Habib Muannas Alaidid menilai, bahwa upaya Roy Suryo melaporkan pengunggah pertama foto editan stupa di Candi Borobudur dengan wajah Presiden Joko Widodo adalah langkah akal-akalan semata.

Pasalnya, ia menilai bahwa laporan yang dilakukan Roy ke Polda Metro Jaya hanya upaya playing victim karena enggan disalahkan karena kasus postingannya di akun Twitter itu. Sekaligus karena ketakutan jika harus diciduk Ditreskrimsus Polda Metro.

Silakan gulirkan ke bawah

Apalagi di dalam postingan Roy tersebut, ada unsur dugaan pelanggaran terhadap Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Roy Suryo akal-akalan, modusnya selalu begitu, ‘playingvictim’. Setelah gaduh takut ditangkap, dia lapor duluan,” kata Muannas Alaidid, Jumat (17/6).

Bunyi Pasal 45a ayat (2) ;
Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Justru langkah Roy Suryo bakal membuatnya tersandung sendiri. Pasalnya, ia malah melaporkan 3 (tiga) akun sekaligus.

“Kenapa 3 akun, bukan 1 akun kalau memang yang disoal penggungah pertama kali,” ucapnya.

Lebih lanjut, direktur eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) tersebut menilai langkah Roy Suryo yang meminta maaf karena unggahannya malah terkesan lucu. Betapa tidak, Roy sebelumnya hanya mempublikasi ulang “hasil karya kreatif” netizen.

“Yang melaporkan itu lazimnya korban. Kalau korban, kok Roy Suryo malah minta maaf ?. Sebab biar gak ditangkap dia terpaksa ngaku-ngaku sebagai korban,” ketus Muannas.

Perlu diketahui, pasca tweetnya ramai diperbincangkan banyak orang, Roy Suryo tiba-tiba mengutus kuasa hukumnya yakni Pitra Romadoni untuk membuat laporan polisi. Melalui kuasa hukumnya itu, mantan politisi Partai Demokrat tersebut malah melaporkan 3 (tiga) akun media sosial tersebut karena mengunggah ‘pertama kali’ meme patung Buddha Candi Borobudur yang diedit mirip wajah Presiden Jokowi itu.

“Iya yang dilaporkan itu adalah pengunggah pertama. Yang diketahui oleh kami ada tiga akun,” kata kuasa hukum Roy Suryo, Pitra Romadoni, kepada wartawan, Kamis (16/6).

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.