Koma.id – Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia (PETISI AHLI) menyampaikan apresiasi atas langkah strategis Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memperkuat kerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna mendukung misi perdamaian dunia.
Presiden PETISI AHLI, Pitra Romadoni Nasution, menilai kolaborasi antara Polri dan United Nations Police Division merupakan bentuk nyata komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan global, khususnya dalam perlindungan personel yang bertugas di wilayah konflik.
“Kerja sama ini bukan hanya menunjukkan profesionalisme Polri di tingkat internasional, tetapi juga mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang aktif berkontribusi dalam misi perdamaian dunia,” ujar Pitra dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
Menurutnya, penguatan sinergi melalui berbagai program peningkatan kapasitas, seperti workshop dan pelatihan internasional, menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan serta standar operasional personel Polri tetap selaras dengan ketentuan global.
Pitra juga menyoroti kontribusi Polri yang telah mengirimkan ratusan personel dalam berbagai misi PBB di sejumlah negara, seperti Afrika Tengah, Sudan Selatan, hingga Republik Demokratik Kongo. Hal tersebut dinilai sebagai bukti konkret bahwa Indonesia memiliki kapabilitas dan kredibilitas yang diakui dunia internasional.
“Partisipasi aktif ini mencerminkan dedikasi serta kemampuan adaptasi personel Polri dalam menjalankan tugas di lingkungan multinasional yang kompleks. Ini patut diapresiasi dan terus didorong keberlanjutannya,” lanjutnya.
Lebih jauh, PETISI AHLI menilai kerja sama berkelanjutan ini sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Pitra berharap Polri terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperluas peran strategisnya dalam berbagai misi internasional.
“PETISI AHLI mendukung penuh langkah Polri dalam memperkuat kerja sama global, karena ini tidak hanya berdampak pada keamanan internasional, tetapi juga meningkatkan kepercayaan dunia terhadap institusi penegak hukum Indonesia,” tutupnya.













